KOTA BEKASI — Dalam momentum Hari Pahlawan 10 November, Ketua Umum Pemersatu Anak Bangsa Indonesia, Bung Berti, mengajak seluruh pemuda-pemudi tanah air untuk meneladani semangat juang para pahlawan dengan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Bung Berti, perjuangan hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan menjaga nilai-nilai dasar bangsa — Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila — agar tetap hidup dalam setiap tindakan dan kebijakan generasi muda Indonesia.
“Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan, tapi pengingat bahwa kita adalah pewaris sah perjuangan para pendiri bangsa. Pemuda hari ini harus mampu berjuang lewat karya, menjaga moral, serta meneguhkan komitmen terhadap UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar kedaulatan kita,” ujar Bung Berti.
Ia menegaskan, melalui organisasi Pemersatu Anak Bangsa Indonesia, dirinya ingin membangun kesadaran kolektif di kalangan anak muda bahwa nasionalisme bukan hanya slogan, tetapi sikap hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata — mulai dari solidaritas sosial, kepedulian lingkungan, hingga partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
“Semangat pahlawan adalah semangat tanpa pamrih. Mari kita rawat semangat itu dalam bentuk kepedulian, kolaborasi, dan kebersamaan. Di tengah derasnya arus globalisasi, anak muda Indonesia harus menjadi benteng moral dan budaya bangsa,” tambahnya.
Pemersatu Anak Bangsa Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah perjuangan generasi muda lintas latar belakang — memperkuat persatuan, membangun karakter, dan menyalakan kembali api kebangsaan yang diwariskan para pahlawan.
“Kita tidak boleh lelah mencintai negeri ini. Di pundak pemuda ada masa depan Indonesia. Mari kita jaga persatuan, teguhkan kedaulatan, dan terus berkarya untuk Indonesia yang lebih bermartabat,” tutup Bung Berti dengan nada tegas penuh harapan.(DM)









