JAKARTA – Kongres Persatuan PWI 2025 resmi ditutup dengan sukses, meninggalkan jejak bersejarah bagi organisasi wartawan tertua dan terbesar di tanah air. Di bawah tema “Bangkit Bersatu”, kongres bukan hanya ajang demokrasi internal, tetapi juga wujud nyata tekad bersama menjaga marwah Persatuan Wartawan Indonesia dalam bingkai persatuan nasional.
“Sinergi dan kontribusi dari berbagai pihak—peserta dari 39 provinsi, aparat keamanan, hingga mitra strategis—adalah energi besar yang membuat Kongres Persatuan PWI 2025 berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua,” ujar Ketua Organizing Committee (OC) Marthen Selamet Susanto, Senin (1/9) di Jakarta.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada jajaran aparat keamanan yang menjaga kondusivitas. Dukungan terpadu hadir dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi di bawah kepemimpinan Kombes Pol Mustofa, hingga Korem 051/Wijayakarta di bawah komando Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso. Dari lini internal, OC juga mendapat dukungan dari jajaran PWI Bekasi Raya. Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin turut mengerahkan ratusan anggotanya siaga berjaga menjaga ketertiban di gerbang luar BPPTIK Komdigi, Cikarang.
Tak kalah penting, kongres ini pun mendapat sokongan solid dari mitra strategis, antara lain Triputra Group, Djarum Foundation, BCA, Bank Mandiri, Danone Indonesia, Nestlé, Harita Nickel, Pupuk Indonesia, dan Diskominfo DKI Jakarta. “Terima kasih telah menjadi sponsor dan mitra kongres. Tanpa dukungan Anda, hajatan besar ini tidak akan seindah ini,” lanjut Marthen.
Hajatan akbar ini melahirkan keputusan penting: Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI periode 2025–2030, dan Atal S. Depari didapuk sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI. Keduanya diharapkan menjadi nakhoda yang mampu membawa PWI semakin solid, profesional, dan bermartabat.
Kongres PWI 2025 telah membuktikan, bahwa ketika seluruh elemen bersatu, maka sejarah baru pers Indonesia bisa ditorehkan.









