KABUPATEN BEKASI — Suasana Gedung PGRI Tambun Selatan pada Sabtu pagi, 18 Oktober 2025, berubah menjadi panggung semarak kreativitas. Ratusan pelajar SMP dan SLTA sederajat dari berbagai penjuru Kabupaten Bekasi berkumpul dalam sebuah perhelatan seni dan budaya yang diinisiasi oleh PMI Kabupaten Bekasi.
Ajang yang digelar sejak pukul 08.00 WIB ini dibuka langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, serta dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Ibu Asih Susiati dari Kantor Cabang Dinas Wilayah III Provinsi Jawa Barat. Seluruh jajaran pengurus PMI Kabupaten Bekasi pun turut menyemarakkan suasana.
Dalam sambutannya, Akhmad Kosasih menegaskan komitmennya menjadikan seni dan budaya sebagai pintu gerbang membangun karakter generasi muda.
“Sebagai komitmen membangun generasi muda dan mendukung pemerintah dalam bidang pendidikan sesuai Undang-undang No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, ajang ini kami adakan pertama kali. Kami ingin memberikan ruang ekspresi dan bakat, sekaligus merajut keberagaman dan silaturahmi antarpelajar. Dari seni dan budaya, lahir nilai luhur dan persatuan,” ucapnya dengan nada penuh semangat.
Empat Panggung Bakat Anak Negeri
Ajang kreativitas ini mempertandingkan empat kategori lomba:
Menyanyi Solo, diikuti 16 peserta dari tingkat SLTA sederajat.
Paduan Suara, dengan 8 kelompok penampil.
Poster Digital, yang menarik perhatian 28 peserta dari SMP.
Cepat Tepat, dengan 32 peserta penuh semangat.
Di sela kompetisi, panitia juga membuka pos layanan cek kesehatan gratis berupa pemeriksaan golongan darah, gula darah, asam urat, tensi, dan kolesterol. Sebanyak 180 penerima manfaat memanfaatkan layanan ini—sebuah bentuk nyata kepedulian sosial dalam balutan seni.
Kesan Mendalam dari Para Peserta
Muhammad Ranu Raditya dari SMP IT Ash-Shiddiqiyyah, peserta kategori Cepat Tepat, mengaku senang bisa ikut serta.
“Seru, dapat teman baru dan banyak pelajaran. Harapannya, acara seperti ini bisa terus diadakan tahun depan,” tuturnya dengan mata berbinar.
Hal senada disampaikan Muhammad Hadi Rahman, peserta kategori Paduan Suara dari MA Ash-Shiddiqiyyah.
“Ajang ini bisa jadi wadah mencari bibit unggul untuk Indonesia Maju, khususnya di Kabupaten Bekasi. Tahun depan, kami pasti ikut lagi,” ujarnya penuh semangat.
Inilah Para Jawara
Setelah penilaian ketat dari para juri profesional, para pemenang diumumkan di hari yang sama:
Kategori Menyanyi Solo
Juara I: Sekar Ristika Perbawangi
Juara II: Stephanie Rotama D
Juara III: Ribka Rosevina Panjaitan
Harapan I: Willyan Cristian Robert
Harapan II: Hiskia Sihotang
Harapan III: Silmi Ahna Dewanto
Kategori Paduan Suara
Juara I: SMAN 2 Tambun Utara
Juara II: SMK PK Tridaya Bekasi
Juara III: MA Ash-Shiddiqiyyah
Harapan I: SMAN 1 Muara Gembong
Harapan II: SMAN 8 Tambun Selatan
Harapan III: MAN 1 Bekasi
Kategori Poster Digital
Juara I: Febina Mahaputri
Juara II: Alfi Yana Tuljannah
Juara III: Muhammad Aditya Rachman
Harapan I: Arddes Chilla Putri Aryana
Harapan II: Naila Hasna Saffaaziza
Harapan III: Dhisya Lovelyana Putri
Kategori Cepat Tepat
Juara I: Khalisa Azka E
Juara II: Yohana Tian Magdalena
Juara III: Azizah Deviyanti
Harapan I: Riska Aryanti
Harapan II: Mutiara Suci Miftahul Husnah
Harapan III: Previa Nazwa Pahrtani
Lebih dari Sekadar Lomba
Bagi PMI Kabupaten Bekasi, ajang ini bukan sekadar perlombaan—melainkan sarana menumbuhkan semangat kolaborasi, memperkuat nilai kemanusiaan, dan merayakan keberagaman dalam bingkai budaya lokal.
“Acara ini akan menjadi agenda tahunan PMI Kabupaten Bekasi. Tahun depan, kami berharap lebih banyak peserta dan kategori yang akan dilombakan,” ujar Ivan Kusmayadi, salah satu panitia pelaksana.
Langit Bekasi sore itu menjadi saksi ketika tawa, tepuk tangan, dan semangat para pelajar berpadu. Dari sebuah ajang sederhana, tumbuh harapan besar: lahirnya generasi muda yang kreatif, tangguh, dan berakar pada nilai kemanusiaan.(Cucup)









