KABUPATEN BEKASI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi sukses menyelenggarakan JUMBARA (Jumpa, Bakti, Gembira) pada 14–16 November 2025 di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Desa Karang Mulya, Bojongmangu. Pembukaan resmi ditandai Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, didampingi Asisten Daerah I Drs. H. Hudaya, M.Si mewakili Bupati, serta dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, Kementerian Agama, Baznas, Pramuka, BNK, Polres, Camat dan Kepala Desa setempat — tanda sinergi lintas sektor untuk pembinaan generasi muda.
Dalam sambutannya, Asda I menyampaikan harapan besar bahwa JUMBARA menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkaya pengalaman peserta, dan mengasah rasa kepedulian sosial. “Peran PMI Kabupaten Bekasi dalam tanggap bencana, pelayanan kesehatan, khitan massal, dan donor darah sudah sangat dirasakan masyarakat. Kami mengapresiasi semangat semua pihak yang terus menumbuhkan jiwa kerelawanan,” ujarnya, sebelum pelepasan balon yang menandai dibukanya kegiatan.
JUMBARA kali ini dirancang sebagai miniatur manajemen PMR: perekrutan, pelatihan, Tri Bakti PMR, pengakuan, hingga evaluasi pembinaan. Alih-alih menonjolkan kompetisi, rangkaian acara lebih menekankan pembelajaran kolektif dan praktik kehidupan bermasyarakat — dari lokakarya jurnalistik remaja, manajemen PMR, pertolongan pertama, hingga lokakarya kesiapsiagaan bencana dan donor darah siswa.
Peserta yang datang antusias. Adalah Aufa (SMPN 1 Tambelang) dan Narendra (SMPN 1 Cikarang Utara) menyatakan bangga bisa belajar jurnalistik sebagai bekal keterampilan komunikasi. Wakil Ketua PMI Jawa Barat, Kombes Pol (Purn) dr. Ruhanda, menyebut JUMBARA sebagai “embrio duta kemanusiaan” — aset tak ternilai bagi masa depan relawan.
Kegiatan pelayanan sosial berjalan paralel: khitan massal untuk 20 anak, pengecatan mushola dan sekolah sekitar, serta bakti lingkungan. Water game di Situ Abidin dan olahraga persahabatan menambah suasana riang yang tetap sarat makna edukatif. Posko kesehatan aktif melayani selama acara, memastikan keselamatan peserta tetap prioritas.
Pada apel penutupan Minggu, Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, menyerahkan plakat, piagam, dan medali. Perwakilan peserta — Previa Nazwa Pahrtani (PMR Madya, SMPN 2 Babelan) dan Hellena Gabriel (PMR Wira, SMK Mitra Industri MM2100) — berbagi kesan: JUMBARA memberi pengalaman berharga hidup bersama di tenda, menumbuhkan kemandirian, dan memperkuat rasa tanggung jawab sosial. Pembina PMR, Ibu Ocih Kurniati Dewi, S.Pd, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini mempersiapkan generasi remaja menghadapi tantangan kehidupan.
JUMBARA PMR Kabupaten Bekasi 2025 menegaskan satu pesan sederhana: melalui perjumpaan, pengabdian, dan kegembiraan, lahir generasi muda yang bukan hanya terampil, melainkan juga berempati — siap menjadi duta kemanusiaan bagi masyarakat.(CS)









