Mutasi Bermasalah? Rizki: Libatkan DPRD dari Awal!

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota BekasiSekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, mengingatkan eksekutif bahwa proses mutasi–rotasi pejabat bukan sekadar agenda administrasi rutin, melainkan bagian dari arsitektur besar tata kelola pemerintahan. Karena itu, kata dia, keterbukaan sejak awal adalah harga mati jika pemerintah daerah ingin menjaga marwah birokrasi yang profesional dan dipercaya publik.

Hal tersebut dinyatakan melalui telepon selularya, Rabu(03/12.2025). Rizki menilai pola yang kerap berulang—mutasi diumumkan terlebih dahulu, polemik muncul kemudian, baru DPRD dilibatkan—adalah siklus tidak sehat yang harus segera diakhiri. Ia menegaskan bahwa Komisi I sejak lama mendorong agar setiap pergeseran jabatan dilakukan dengan standar meritokrasi yang jelas, akuntabel, dan dapat ditelusuri.

“Poin kita itu transparansi sejak awal, bukan setelah terjadi keramaian. Mutasi-rotasi harus dibangun dari prinsip meritokrasi, supaya masyarakat melihat bahwa negara bekerja dengan adil, bukan berdasarkan tafsir like and dislike,” tegasnya.

Baca Juga :  PMI Kabupaten Bekasi Siaga Banjir: Relawan Terjun Malam Hari Selamatkan Warga

Menurut Rizki, keterlibatan Komisi I seharusnya hadir dalam pra-proses—mulai dari identifikasi kebutuhan jabatan, pemetaan kompetensi ASN, hingga analisis beban kerja. Dengan pola seperti itu, DPRD dapat memberikan masukan lebih objektif dan mencegah keputusan yang berpotensi memicu aduan masyarakat.

“Yang kita lakukan hari ini bagian dari respon terhadap aduan masyarakat. Ini justru menegaskan bahwa ruang konsultasi antara eksekutif dan legislatif belum dijalankan sebagaimana mestinya. Ke depan, BKPSDM dan perangkat daerah terkait harus melibatkan DPRD sejak hulu kebijakan. Jangan sampai tiap kali ada riak di publik, baru Komisi I dipanggil. Kita harus preventif, bukan reaktif,” tandasnya.

Rizki juga menyentil bahwa transparansi bukan hanya soal membuka dokumen, tetapi soal membangun relasi kepercayaan antara pemerintah dan warganya. Setiap keputusan yang menyangkut jabatan publik harus bisa dijelaskan, dipertanggungjawabkan, dan memberi ruang bagi pengawasan legislatif.

Baca Juga :  W. Tomson: Penundaan Event Nasional Adalah Kerugian Besar Bagi Maluku

“Jika sejak awal kita berdiri di ruang yang sama—eksekutif dan legislatif—maka tidak ada lagi ruang abu-abu yang bisa menimbulkan spekulasi. Itu yang ingin kita bangun: pemerintahan yang jujur kepada diri sendiri dan jujur kepada rakyatnya,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Komisi I tidak sekadar mengawasi, tetapi juga ingin menjadi mitra strategis dalam membangun budaya birokrasi yang sehat. Ia berharap Kota Bekasi keluar dari pola kebijakan instan dan masuk ke era kepemimpinan pelayanan publik (public service leadership) yang menempatkan manusia—para ASN maupun masyarakat—di pusat keputusan.

“Di akhir hari, kita semua bekerja untuk Kota Bekasi. Dan Kota Bekasi tidak akan pernah kuat kalau kebijakannya tidak dibangun dari proses yang terang, adil, dan bertanggung jawab,” tutupnya.

 

(ADV/DPRD)

Berita Terkait

Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat
Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi
Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan
Gladi Resik Tuntas, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Siap Dibuka Besok
HIPMI Bekasi Didorong Lebih Agresif Berkontribusi, Wali Kota Tantang Pengusaha
Pemilihan BPD Serentak, Ketua Katar Kabupaten Bekasi: Jangan Asal Tunjuk!
Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!
Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:14 WIB

Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat

Senin, 27 April 2026 - 10:45 WIB

Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi

Minggu, 26 April 2026 - 17:29 WIB

Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan

Minggu, 26 April 2026 - 16:45 WIB

Gladi Resik Tuntas, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Siap Dibuka Besok

Sabtu, 25 April 2026 - 15:39 WIB

HIPMI Bekasi Didorong Lebih Agresif Berkontribusi, Wali Kota Tantang Pengusaha

Berita Terbaru