PatriotPalapaNews, Kota Bekasi — Suasana hangat penuh keakraban terasa dalam pertemuan antara Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan S.E., M.M. dengan puluhan insan media di Kota Bekasi, Kamis sore (12/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 itu tidak hanya menjadi forum resmi legislatif, tetapi juga ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan jurnalis yang selama ini menjadi penjaga denyut demokrasi lokal.
Di hadapan sekitar 40 jurnalis yang hadir dari undangan 50 wartawan, Faisyal menegaskan pentingnya membangun hubungan yang sehat dan produktif antara lembaga legislatif dan media.
Menurutnya, media memiliki peran vital sebagai jembatan informasi sekaligus mitra strategis dalam memastikan jalannya pemerintahan tetap berada dalam koridor transparansi dan akuntabilitas.
“Saya ingin membangun sinergi yang baik dengan teman-teman media di Kota Bekasi. Kita harus berjalan bersama, saling melengkapi dan saling mendukung,” ujar Faisyal dalam sambutannya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menyampaikan bahwa komunikasi yang intens antara wakil rakyat dan media akan memperkuat kualitas demokrasi di daerah.
Baginya, kritik maupun masukan dari insan pers justru menjadi energi penting dalam memperbaiki kinerja pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Faisyal juga menjelaskan bahwa kegiatan yang ia lakukan merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat provinsi.
Program yang sebelumnya dikenal sebagai sosialisasi peraturan daerah (Perda) kini bertransformasi menjadi kegiatan pengawasan yang lebih luas terhadap tata kelola pemerintahan.
“Sekarang fokusnya bukan hanya sosialisasi Perda, tetapi bagaimana kita memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Melalui forum seperti ini, ia berharap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Daerah Pemilihan Bekasi–Depok dapat tersampaikan secara langsung, termasuk aspirasi masyarakat yang selama ini disuarakan melalui pemberitaan media.
Selain menjalankan fungsi pengawasan, Faisyal juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal alokasi anggaran pembangunan di wilayah dapilnya.
Ia menyebut bahwa arah kebijakan pembangunan provinsi dalam beberapa tahun ke depan masih akan berfokus pada sektor infrastruktur.
Mulai dari pembangunan jalan lingkungan, penerangan jalan umum (PJU), hingga penanganan persoalan sampah di wilayah perkotaan.
“Kami akan terus mengawal anggaran pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Kota Bekasi dan Kota Depok,” tegasnya.
Tak hanya itu, Faisyal juga menyinggung rencana restrukturisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat melalui konsep holding.
Langkah tersebut, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan BUMD sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
“Tujuan utamanya adalah efisiensi anggaran. Kita ingin BUMD benar-benar memberikan manfaat bagi APBD Jawa Barat,” katanya.
Di akhir pertemuan, Faisyal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jurnalis yang hadir dan berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
Ia menilai keberadaan media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan pembangunan daerah.
Pertemuan sore itu kemudian ditutup dengan suasana santai penuh keakraban menjelang waktu berbuka puasa.
(DM)









