Emrus Sihombing: Calon Pemimpin Yang Mengkampanyekan Politik Identitas Tak Layak Dipilih

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Akan tetapi jika cakada itu mengambil sumpah terhadap sejumlah kelompok itu menggunakan cara-cara agama tertentu maka itu bisa dibilang (dia) tengah mengkampanyekan politik identitas,” -Emrus Sihombing, Pakar Komunikasi Politik-

 

 

-Jakarta-

 

Baru-baru ini publik di Kota Bekasi dihebohkan dengan beredarnya video yang viral di beberapa grup whatsapp, terkait dengan sekelompok masyarakat tengah diambil sumpahnya untuk mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

Di mana dalam video tersebut, diduga calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3, Tri Adhianto tengah memandu deklarasi dan pengambilan sumpah dan janji sekelompok warga untuk mendukung pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe pada Pilkada mendatang.

Sementara, itu, sosok yang diduga Tri Adhianto dalam video tersebut tengah mengucapkan pernyataan yang diikuti oleh peserta deklarasi lainnya bahwa “Apabila saya melanggar janji maka saya akan siap menerima azab dari Allah subhanahu wa ta’ala”.

Baca Juga :  Kajari Bekasi Paparkan Tahapan Penanganan Dugaan Korupsi dan Janji Tuntaskan Kasus Dispora

Menanggapi beredarnya video yang dinilai penuh kontroversi itu, Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing mengungkapkan, calon kepala daerah yang menggiring isu politik identitas dinilai sosok yang tidak optimis pada visi misi dirinya sebagai kontestan calon kepala daerah.

Selain itu, calon kepala daerah yang memaksa kelompok untuk diambil sumpahnya agar memilih atau mendukungnya, menandakan bahwa kontestan pilkada tersebut memiliki percaya diri yang rendah terhadap programnya. Terlebih jika pengambilan sumpah atau janji tersebut identik menggunakan cara yang dilakukan oleh agama tertentu.

Sebab kata Emrus, Kota Bekasi merupakan daerah yang multikultur, dan jika pun nanti terpilih, cakada tersebut bukan hanya akan memimpin masyarakat agama atau kelompok tertentu, melainkan masyarakat yang memiliki sudut agama, suku maupun kelas sosial yang berbeda.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Soroti Penetapan Tersangka Bupati: Kekuasaan Busuk Tak Layak Dipertahankan!

“Akan tetapi jika cakada itu menyumpah terhadap sejumlah kelompok itu menggunakan cara-cara agama tertentu maka itu bisa dibilang (dia) tengah mengkampanyekan politik identitas,” ujar Emrus kepada media, Rabu (30/10/2024).

Untuk itu, Emrus mengimbau kepada masyarakat agar tidak memilih sosok yang mengedepankan politik identitas. Sebab, Kota Bekasi itu buka hanya dihuni satu kelompok atau agama tertentu, namun terdiri dari berbagai macam suku agama dan ras yang berbeda.

Emrus menilai, sosok cakada seperti itu tidak mengerti hakikat manusia. Sebab pada dasarnya setiap manusia lahir ke bumi tidak memiliki keimanan yang sama.

“Jadi saya berpendapat orang semacam ini tidak layak untuk jadi pemimpin. Dan saya menyarankan seluruh calon pemilih agar tidak memilih pemimpin yang tidak mengedepankan pluralisme,” pungkasnya.(Red)

(*)Sumber Portal Berita Online Mediakarya

Berita Terkait

Dari Diskusi ke Aksi: Puskesmas Karangkitri Kunci Komitmen Lintas Sektor
Banjir Berulang di Kantor Parpol, Ketua MPC Pemuda Pancasila Pertanyakan Janji Kepedulian Wali Kota Bekasi
Solid dalam Kesatuan, Persatuan Solidaritas Tuan Dibangarna se-Dunia Resmi Berdiri
DiCatut Penipu,di Fitnah Publik : Ketua PWI Bekasi Angkat Suara
Warga RW 001,Tolak Penutupan Saluran Oleh PT PLN ULTG Harapan Indah
7 Atlit Futsal Kota Bekasi Berprestasi Ditingkat Nasional, Bang Heri: Perjuangan Gigih Ditengah Minimnya Fasilitas!
Awal Tahun 2026 PMi Kabupaten Bekasi Luncurkan Rangkaian Kegiatan
Menjelang Tahun Baru 2026″ PMI Kabupaten Bekasi Gelar Posko Siaga
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:53 WIB

Dari Diskusi ke Aksi: Puskesmas Karangkitri Kunci Komitmen Lintas Sektor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:56 WIB

Banjir Berulang di Kantor Parpol, Ketua MPC Pemuda Pancasila Pertanyakan Janji Kepedulian Wali Kota Bekasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:39 WIB

Solid dalam Kesatuan, Persatuan Solidaritas Tuan Dibangarna se-Dunia Resmi Berdiri

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:51 WIB

Warga RW 001,Tolak Penutupan Saluran Oleh PT PLN ULTG Harapan Indah

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:02 WIB

7 Atlit Futsal Kota Bekasi Berprestasi Ditingkat Nasional, Bang Heri: Perjuangan Gigih Ditengah Minimnya Fasilitas!

Berita Terbaru