Patriot Palapa dot com, Kabupaten Bekasi — Awan duka menyelimuti keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Salah satu kader terbaiknya, Irom, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Sukakarya, berpulang pada Jumat pukul 06.05 WIB akibat serangan jantung di RS DKH Sukatani. Seminggu sebelumnya, almarhum sempat mengeluhkan sakit dan mendapatkan perawatan, namun takdir berkata lain.
Rumah duka di Kampung Kedayakan RT 003/006, Desa Sukalaksana, dipenuhi pelayat sejak pagi. Para kader, sahabat hingga tokoh masyarakat datang memberi penghormatan terakhir. Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi turut hadir melalui perwakilannya, H. Toni, bersama sejumlah Ketua PK.
Di sela prosesi pemakaman, Asep, Ketua PK Golkar Kedung Waringin, tak mampu menyembunyikan duka mendalam atas kepergian sahabat dan rekan seperjuangannya itu.
“Almarhum semasa hidupnya adalah kader yang sangat berdedikasi. Ia selalu siap waktu, tenaga, dan pikirannya untuk organisasi,” ujar Asep.
Ia menambahkan, Irom dikenal supel, mudah bergaul, dan menjaga hubungan baik dengan siapa pun — baik sesama kader maupun lintas organisasi.
“Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni segala salah khilaf, dan mendapatkan husnul khatimah,” tuturnya lirih.
Kepergian Irom bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga jejak pengabdian yang menjadi teladan bagi kader-kader Golkar di Kabupaten Bekasi. Dalam kesederhanaannya, ia meninggalkan pesan bahwa kerja politik adalah kerja hati, kerja pengabdian, dan kerja tanpa pamrih.
Golkar Bekasi kehilangan satu sosok penting — namun semangat dan dedikasinya akan tetap hidup dalam setiap langkah perjuangan organisasi.
(CS)









