Pengamat Ekonomi: Program Tebus Murah Mengancam Pedagang Kecil

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Pastinya bantuan atau program tebus murah tersebut dipastikan bakal mengancam pendapatan pedagang kecil. Terlebih bantuan tersebut dipastikan dalam partai besar dan tentunya si calon tersebut langsung membelinya kepada distributor. Lain soal jika barang tebus murah tersebut dibeli pedagang setempat,” -Khudori, Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)-

 

 

-Bekasi Kota-

 

Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengungkapkan bahwa program tebus murah sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) yang dilakukan oleh salah satu calon kepala daerah Kota Bekasi dipastikan akan berdampak terhadap pendapatan bagi pedagang kecil.

“Meski tidak berlangsung lama, tapi dipastikan sangat berdampak bagi pedagang. Khususnya terhadap komoditi yang masuk dalam tebus murah yang dilakukan oleh kontestan pilkada tersebut,” kata Khudori melalui sambungan teleponnya kepada Mediakarya, Ahad (27/10/2024).

Baca Juga :  Madas Nusantara Bersatu Menangkan Pasangan HerShol, H.Zaini: Target 58% Kemenangan!

Terutama, kata Khudori, bagi pedagang ayam yang memang tidak bertahan lama. Terlebih jika tidak memiliki Freezer (lemari pendingin) ketika ayamnya tak terjual lantaran minat masyarakat menurun karena adanya pembagian ayam tebus murah oleh salah satu cakada, maka akan menjadi kerugian tersendiri bagi pedagang ayam.

Menurut dia program itu sebenarnya dilematis, bagi rakyat miskin memang dibutuhkan bantuan seperti ini, tapi jika dilakukan hanya di saat momentum politik itu tidak benar. Artinya program tebus murah itu ternyata hanya untuk menarik simpati agar memilih calon tertentu pada Pilkada nanti.

Baca Juga :  Perkumpulan Parsadaan Raptama Tapanuli Selatan Deklarasi Dukungan Pasangan HerShol

“Pastinya bantuan atau program tebus murah tersebut dipastikan bakal mengancam pendapatan pedagang kecil. Terlebih bantuan tersebut dipastikan dalam partai besar dan tentunya si calon tersebut langsung membelinya kepada distributor. Lain soal jika ayam tersebut dibeli pedagang setempat,” katanya.

Khudari juga meminta kepada penyelenggara Pilkada Kota Bekasi dalam hal Bawaslu untuk segera melakukan pengawasan dan mengkaji ulang program tebus murah yang dilakukan oleh salah satu cakada Kota Bekasi tersebut.(Red)

 

Berita Terkait

PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026
Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi
MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Gelar Ramadhan Berkah, Ariyes: Pemuda Pancasila Bukan Preman, Tapi Priman
Gema Ramadhan KPJ Bekasi: OI dan Fals Mania Hadirkan Seni, Solidaritas dan Santunan Yatim
Ramadhan Berkah: Dua Saudara Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Bangun Sinergi Media, Dewan Provinsi Faisyal: Media Mitra Strategis Demokrasi Lokal!
Jaksa Masuk Lingkaran Kekuasaan, Di Mana Batas Pengawasan?
DPRD Bekasi Tutup HUT ke-29 dengan Bukber, Setwan DPRD Kota Bekasi: HUT ke-29 Momentum Kolaborasi untuk Kota Lebih Maju
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 14:10 WIB

PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 10:12 WIB

Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi

Senin, 16 Maret 2026 - 22:34 WIB

MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Gelar Ramadhan Berkah, Ariyes: Pemuda Pancasila Bukan Preman, Tapi Priman

Senin, 16 Maret 2026 - 02:53 WIB

Gema Ramadhan KPJ Bekasi: OI dan Fals Mania Hadirkan Seni, Solidaritas dan Santunan Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:37 WIB

Ramadhan Berkah: Dua Saudara Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Berita Terbaru