Membangun Sinergi, Menjaga Transparansi: Jurnalis Temui Kasi Intel Kejari Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bekasi Kota,17 Juni 2025- Di balik tembok institusi, ada ruang-ruang perjumpaan yang tak tertulis dalam protokol. Hari itu, matahari belum terlalu tinggi saat beberapa jurnalis berkunjung melangkah masuk ke Kantor Kejaksaan Negeri. Tujuannya bukan untuk bertanya soal kasus, melainkan untuk mengawali sesuatu yang jauh lebih penting: dialog.

Di ruang Intelijen yang biasanya dipenuhi tumpukan berkas dan kerahasiaan, hadir senyum terbuka dari Ryan Anugrah, S.H, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi. Tak ada sekat formal. Tak ada mikrofon. Yang ada hanya kopi panas, bahasa yang jujur, dan niat yang sama: membangun kepercayaan.

Baca Juga :  Sinergi Kampus dan Perbankan Syariah, Bina Insani University-Bank Muamalat Salurkan Beasiswa

Pertemuan itu berlangsung santai, namun sarat makna. Diskusi berkembang dari dinamika informasi publik, tantangan media investigasi, hingga peran strategis kejaksaan di tengah sorotan publik yang kian kritis.

“Media itu patner kerja. Mereka adalah bagian dari sistem pengawasan yang kami butuhkan,” ujar Ryan dengan nada tenang tapi tegas. Ia menegaskan, kritik yang jujur adalah vitamin bagi institusi penegak hukum.

Dicky M Siregar, salah seorang jurnalis tak kalah terbuka. Ia menyampaikan harapan banyak jurnalis di lapangan yang mendambakan kejaksaan hadir bukan hanya sebagai institusi hukum, tapi sebagai rumah keadilan yang bisa dipercaya rakyat. “Kadang kami menulis keras, karena publik berharap lebih. Tapi kami juga siap mendengar dan berdialog,” katanya.

Baca Juga :  Hari Guru Nasional, Kota Bekasi Krisis 4.700 Guru: Ahmadi Madong Desak Disdik Bertindak!

Pertemuan itu bukan sekadar basa-basi kelembagaan. Ada pesan yang tertinggal: bahwa di tengah riuh rendah wacana dan berita, ada ruang hening di mana dua pihak duduk bersama—bukan untuk saling menghakimi, melainkan untuk saling memahami.

Kejaksaan dan media, seperti dua sisi mata uang dalam sistem demokrasi: yang satu menegakkan hukum, yang satu bukan sekadar penyampai berita, tapi juga pengawas kekuasaan, pendidik publik, penyalur aspirasi rakyat, dan cermin budaya masyarakat.(DMS)

Berita Terkait

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!
Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau
Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC
PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026
Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi
MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Gelar Ramadhan Berkah, Ariyes: Pemuda Pancasila Bukan Preman, Tapi Priman
Gema Ramadhan KPJ Bekasi: OI dan Fals Mania Hadirkan Seni, Solidaritas dan Santunan Yatim
Ramadhan Berkah: Dua Saudara Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!

Kamis, 16 April 2026 - 17:48 WIB

Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC

Minggu, 5 April 2026 - 14:10 WIB

PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 10:12 WIB

Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi

Berita Terbaru