Bekasi, 23 Juni 2025 — Di balik dinding megah Gedung DPRD Kota Bekasi, Kalimalang, sebanyak 14 atlet panahan terbaik Kota Bekasi dilepas secara resmi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan 2025 yang akan digelar di Kudus, Jawa Tengah. Dalam suasana yang penuh haru dan tekad, pelepasan ini dipimpin langsung oleh Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., Ketua DPRD sekaligus Ketua Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Bekasi.
Para atlet muda ini tidak hanya mengusung nama Kota Bekasi, tetapi juga akan berlaga mewakili Jawa Barat di panggung nasional. Penampilan luar biasa mereka dalam Caruban Nagari Archery Open Tournament 2025, yang berhasil mengantarkan Kota Bekasi sebagai Juara Umum dua tahun berturut-turut, menjadi tiket emas menuju Kejurnas.
“Panahan bukan sekadar olahraga teknik. Ia mengajarkan fokus, kesabaran, dan keteguhan niat. Kalian bukan hanya membawa panah—kalian membawa harapan Kota Bekasi,” tegas Dr. Sardi di hadapan para atlet dan orang tua yang turut hadir.
🎯 Dukungan Nyata, Janji untuk Terus Mengawal Prestasi
Tidak datang dengan tangan kosong, Ketua DPRD yang juga seorang pendidik ini menyerahkan uang saku dan dukungan logistik bagi para atlet, termasuk uang pengganti jersey pertandingan yang akan mereka kenakan di Kejurnas. Jersey pertama disediakan oleh Pengprov PERPANI Jawa Barat, sementara jersey kedua dipersiapkan mandiri oleh tim Kota Bekasi.
“Kami ingin para atlet tahu: mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir, masyarakat mendukung, dan kita semua satu barisan mengawal perjuangan mereka,” tambah Sardi, disambut tepuk tangan meriah.
🔭 Menuju Panggung yang Lebih Besar: POPDA & BK PORPROV 2025
Tak berhenti di Kejurnas, ke-14 atlet ini juga dipersiapkan sebagai bagian inti kontingen Kota Bekasi untuk menghadapi POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) yang akan digelar September 2025, serta BK PORPROV Jawa Barat yang rencananya berlangsung November mendatang.
“Anak-anak ini bukan hanya calon juara, mereka adalah wajah masa depan olahraga Kota Bekasi. Mulai hari ini, mereka tak sekadar menembakkan panah, tapi juga membidik masa depan,” kata Irwan, Bendahara PERPANI Kota Bekasi.
“Kami yakin dengan semangat dan latihan yang konsisten, target 7 emas bukan mimpi. Kami mohon doa warga Bekasi untuk perjuangan anak-anak kita di Kudus,” tambahnya.
Dengan semangat juang yang menyala dan dukungan penuh dari berbagai pihak, langkah para atlet ini menjadi simbol kebangkitan pembinaan olahraga di Kota Bekasi—sebuah kota yang terus memanah prestasi menuju langit yang lebih tinggi.(DMS)









