PatriotPalapaNews, Kota Bekasi — Momentum Halal Bihalal Pengurus Kota Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Bekasi tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi berubah menjadi ruang konsolidasi serius menyongsong event nasional Bekasi Open Archery Tournament 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 5 April 2026 di Gedung DPRD Kota Bekasi ini menjadi titik temu antara pengurus dan para ketua klub panahan se-Kota Bekasi.
Ketua PERPANI Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., MM, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan agenda seremonial semata, melainkan bagian dari percepatan kesiapan menuju event besar tingkat nasional.
“Rapat hari ini sekaligus membahas kesiapan event nasional Bekasi Open Archery Tournament. Kita ingin ini jadi ajang penyemangat atlet, sekaligus dorongan menuju prestasi di tingkat provinsi bahkan nasional,” tegasnya.
Sardi yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Bekasi juga memastikan bahwa venue tengah dipersiapkan di lapangan multiguna Kota Bekasi, dengan harapan menjadi panggung representatif bagi para pemanah dari seluruh Indonesia.
“Kita targetkan seluruh atlet panahan Indonesia bisa hadir di Kota Bekasi. Ini bukan hanya event, tapi panggung pembuktian,” tambahnya.
Senada, Rudi, Ketua Bidang Bina Prestasi yang juga Ketua Panitia turnamen menegaskan bahwa event akan digelar pada 27 April hingga 3 Mei 2026, dengan target ratusan peserta dari berbagai daerah.
“Ini event terbuka skala nasional, sekaligus ajang pemeringkatan Jawa Barat. Target kita sekitar 400 peserta. Persiapan sudah berjalan sejak sebelum Ramadan dan kini sudah semakin matang,” ujarnya.
Untuk mendukung peserta dari luar daerah, panitia telah menyiapkan skema akomodasi, mulai dari hotel hingga opsi lebih terjangkau seperti asrama haji. Sementara untuk prestasi, PERPANI Kota Bekasi membidik sukses ganda: penyelenggaraan dan capaian juara.
“Sebagai tuan rumah, kita ingin sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan. Targetnya jelas, Bekasi harus jadi kekuatan,” tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua II yang juga Sekretaris Umum, Sugeng Wiyono, menekankan bahwa Halal Bihalal ini menjadi fondasi kekompakan organisasi.
“Ini sarana mempererat hubungan antara pengurus dan ketua klub. Kita ingin solid, karena dalam forum ini juga kita bahas kesiapan turnamen yang sudah di angka 60–70 persen,” jelasnya.
Sugeng menambahkan, kesiapan teknis seperti perangkat pertandingan, wasit, hingga lapangan tengah dikebut dalam waktu dekat demi memastikan event berjalan optimal.
“Ini event open, artinya terbuka untuk nasional. Harapannya bisa jadi ajang seleksi sekaligus mengangkat kualitas panahan Kota Bekasi ke level lebih tinggi,” tandasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran lengkap pengurus, di antaranya Bendahara Irwan, Wakil Ketua I Roni, Wakil Ketua II Sugeng Wiyono, Ketua Bidang Bina Prestasi Rudi, serta para ketua klub panahan se-Kota Bekasi.
Dengan semangat kebersamaan yang dibangun melalui Halal Bihalal, PERPANI Kota Bekasi mengirim pesan tegas: panahan bukan sekadar olahraga, tetapi gerakan prestasi yang tengah dipacu serius—dan Bekasi siap menjadi episentrumnya.
(DM)









