Patriot Palapa, Kabupaten Bekasi — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat VII, Puteri Komarudin, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung. Kegiatan ini menjadi ajang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyerap aspirasi pembangunan desa, Minggu (14/12.2025)
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Kertamukti Chrisna Soewandito, perangkat desa, Karang Taruna, kader PKK dan Posyandu, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kertamukti Chrisna Soewandito mengungkapkan bahwa wilayahnya terus berkembang pesat seiring maraknya pembangunan perumahan. Namun di sisi lain, kondisi tersebut berdampak pada menyusutnya lahan persawahan serta menurunnya kualitas sejumlah infrastruktur desa.
“Pembangunan perumahan menyebabkan lahan persawahan semakin berkurang. Selain itu, fasilitas umum di desa kami juga banyak yang mengalami kerusakan. Kami berharap ada peningkatan pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, dan daerah resapan air. Usulan sudah sering kami sampaikan melalui Musrenbang, namun realisasinya masih sangat terbatas,” ujar Chrisna.
Menanggapi hal tersebut, Puteri Komarudin menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menyeimbangkan pembangunan di seluruh wilayah dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang telah disepakati bersama. Meski demikian, ia memastikan aspirasi masyarakat Desa Kertamukti tidak akan berhenti di forum tersebut.
“Aspirasi yang disampaikan hari ini akan tetap kami teruskan dan perjuangkan, baik ke pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, agar kebutuhan masyarakat Kertamukti dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” tegas Puteri.
Pada kesempatan yang sama, Puteri juga menekankan bahwa Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai Anggota DPR RI dan MPR RI untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Pancasila harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Salah satu contohnya adalah implementasi sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang saat ini diwujudkan melalui program bantuan sosial berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Menutup kegiatan, Puteri mengajak masyarakat Desa Kertamukti untuk terus memperkuat nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, khususnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah derasnya arus informasi digital.
“Saat ini banyak konten di media sosial yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Saya berharap masyarakat lebih bijak, tidak mudah terprovokasi, dan tidak asal meneruskan informasi yang berpotensi memecah persatuan,” pungkas Puteri.
(CS)









