LAKI dan PWI Bekasi Raya Bentuk Tim Investigasi Independen Program CSR di Kota Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI- Menindaklanjuti hasil Dialog Publik dan Diskusi Media bertema “Transparansi CSR di Kota Bekasi” yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya pada Kamis, 9 Oktober 2025, serta menjawab kegelisahan warga Kota Bekasi mengenai ketertutupan dan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR), Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) dan PWI Bekasi Raya secara resmi membentuk Tim Investigasi CSR Independen.

Tim ini akan bekerja secara lintas lembaga, independen, dan berbasis data publik untuk memastikan bahwa setiap program CSR di Kota Bekasi dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

*Ketua Umum LAKI: CSR Jangan Jadi Alat Politisasi dan Gratifikasi*

Ketua Umum LAKI, Burhanudin, S.H., menyatakan bahwa pembentukan tim ini merupakan bentuk langkah nyata masyarakat sipil untuk mencegah penyalahgunaan CSR sebagai alat politik atau gratifikasi terselubung.

Baca Juga :  PLN dan Polytron Catat Rekor MURI 500 Motor Listrik Lakukan Pengisian Serentak di Jatinangor

“CSR adalah amanah sosial perusahaan kepada masyarakat, bukan alat pencitraan pejabat. Banyak kegiatan di Bekasi yang diklaim sebagai CSR, padahal dananya tidak jelas sumber dan penggunaannya. Ini harus kita buka secara objektif dan transparan,” ujar Burhanudin, Sabtu (11/10/2025).

Ia menegaskan, LAKI akan mengawal penuh setiap proses investigasi, termasuk menelusuri adanya proyek-proyek CSR yang berpotensi tumpang tindih dengan APBD atau menjadi kedok kepentingan kelompok tertentu.

*Ketua PWI Bekasi Raya: Pers Harus Kawal Keterbukaan dan Akuntabilitas CSR*

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menambahkan bahwa kegelisahan publik terhadap pelaksanaan CSR di Kota Bekasi bukan tanpa alasan. Banyak warga dan aktivis mempertanyakan ketidakjelasan aliran dana, pemilihan program, serta peran pejabat daerah dan legislatif dalam penyaluran CSR.

Baca Juga :  Tri Adakan Acara Millenial/Gen Z, Warga Net: Hanya Gimmick!

“Hasil dialog publik yang kami gelar pada 9 Oktober lalu menunjukkan satu kesimpulan besar: warga tidak tahu ke mana CSR disalurkan, siapa yang menentukan, dan bagaimana pengawasannya. Maka, pembentukan Tim Investigasi ini menjadi tindak lanjut moral sekaligus profesional dari insan pers dan pegiat antikorupsi,” tegas Ade.

Menurutnya, PWI Bekasi Raya akan menempatkan jurnalis-jurnalis berpengalaman di bidang liputan investigatif dan advokasi publik untuk mendampingi kerja tim. (Red) (Suryadi)

Berita Terkait

Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat
Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi
Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan
Gladi Resik Tuntas, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Siap Dibuka Besok
Pemilihan BPD Serentak, Ketua Katar Kabupaten Bekasi: Jangan Asal Tunjuk!
Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!
Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau
Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:14 WIB

Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat

Senin, 27 April 2026 - 10:45 WIB

Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi

Minggu, 26 April 2026 - 17:29 WIB

Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan

Minggu, 26 April 2026 - 16:45 WIB

Gladi Resik Tuntas, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Siap Dibuka Besok

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!

Berita Terbaru