Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa News, Kabupaten Bekasi — Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak di Kabupaten Bekasi bukan sekadar rutinitas demokrasi desa. Di balik proses itu, ada taruhan besar: kepastian hukum, ketertiban administrasi, dan integritas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Karang Taruna Kabupaten Bekasi angkat suara. Organisasi kepemudaan ini mengingatkan keras agar seluruh tahapan pemilihan tidak dijalankan secara serampangan. Sebab, kelalaian kecil dalam prosedur bisa berujung pada persoalan hukum yang besar.

Sorotan utama diarahkan pada keterlibatan unsur Karang Taruna dalam proses pemilihan. Menurut mereka, posisi ini tidak boleh diperlakukan sekadar formalitas atau bahkan “titipan” tanpa dasar hukum yang jelas.

“Perwakilan Karang Taruna harus ditetapkan melalui surat keputusan resmi. Bukan penunjukan informal yang berpotensi memicu konflik dan merusak transparansi,” tegas pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Penggiat Lingkungan Sodorkan Rapor Merah Bantargebang ke DPRD, Latu: “Rapor Merah Ini Harus Dijawab Pemerintah, Kami Akan Kawal!”

Penegasan ini bukan tanpa dasar. Keterlibatan Karang Taruna telah diatur dalam Keputusan Bupati Bekasi Nomor 100.3.3.2/Kep.269-DPMD/2026, yang menempatkan mereka sebagai bagian dari unsur keterwakilan masyarakat. Ditambah lagi, legitimasi organisasi ini juga diperkuat melalui regulasi di tingkat kementerian.

Artinya jelas: mengabaikan peran Karang Taruna sama saja membuka ruang pelanggaran prosedur. Tak hanya itu, Karang Taruna juga mengingatkan potensi bahaya intervensi dan penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) dalam proses pemilihan. Jika dibiarkan, praktik semacam ini bukan hanya merusak peran pemuda, tetapi juga mencederai legitimasi hasil pemilihan itu sendiri.

Juru Bicara Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Moch Firman, menegaskan bahwa ketertiban administrasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan fondasi utama demokrasi desa.

Baca Juga :  Anggota Komisi II DPRD Minta Walikota Bekasi Sampaikan Data Kerusakan dan Kerugian Akibat Banjir

“Ketertiban administrasi itu bukan formalitas. Itu kunci untuk mencegah konflik hukum dan menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia juga mendorong kader-kader Karang Taruna untuk tidak pasif. Momentum pemilihan BPD harus dimanfaatkan sebagai ruang pembuktian peran pemuda dalam demokrasi desa.

“Pemuda harus hadir sebagai aktor, bukan pelengkap. Harus kritis, sadar hukum, dan berani mengambil peran,” tambahnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kualitas pemilihan BPD akan menjadi cermin kualitas demokrasi desa di Kabupaten Bekasi. Apakah berjalan transparan dan berintegritas, atau justru terseret praktik-praktik yang melemahkan kepercayaan publik.

Pesan yang disampaikan tegas:
Demokrasi desa bukan tempat coba-coba. Semua harus berjalan sesuai aturan—atau bersiap menghadapi konsekuensi.

(DMS)

Berita Terkait

Eks Caketum PBB 2025 Henriko Siagian Perkuat PSI Bekasi, Fokus Rekrut Anggota dan Pengabdian Sosial
Siapakah Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi?
Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat
Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi
Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan
Gladi Resik Tuntas, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Siap Dibuka Besok
HIPMI Bekasi Didorong Lebih Agresif Berkontribusi, Wali Kota Tantang Pengusaha
Pemilihan BPD Serentak, Ketua Katar Kabupaten Bekasi: Jangan Asal Tunjuk!
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:11 WIB

Eks Caketum PBB 2025 Henriko Siagian Perkuat PSI Bekasi, Fokus Rekrut Anggota dan Pengabdian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:31 WIB

Siapakah Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi?

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:14 WIB

Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat

Senin, 27 April 2026 - 10:45 WIB

Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi

Minggu, 26 April 2026 - 17:29 WIB

Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan

Berita Terbaru