Patriot Palapa News, Kabupaten Cianjur – Family Media Gathering Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 di Sevillage, Bogor, menjadi momentum memperkuat sinergi antara partai politik dan insan pers. Bukan sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi untuk membahas program kerakyatan, penguatan organisasi, serta strategi politik PKB menuju Pemilu 2029.
Kegiatan yang dibuka Sekretaris DPC PKB Kota Bekasi, Beni Surya (Cole), tersebut dihadiri Kapoksi PKB Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kota Bekasi, H. Sudjatmiko, S.T.; Ketua DPC PKB Kota Bekasi sekaligus anggota DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, S.Sos.; serta Alit Jamaludin S.E. Sekretaris Dewan Syuro yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi.
Dalam pemaparannya, H. Sudjatmiko menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagai anggota DPR RI yang bertugas di Komisi V, ia menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat pada sektor infrastruktur, perhubungan, kebencanaan, perumahan, serta pembangunan desa.
Sudjatmiko mengungkapkan, selama dua tahun masa pengabdiannya, sebanyak 1.500 rumah telah dibedah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pada 2027, ia menargetkan tambahan 1.200 rumah di Kota Bekasi untuk mendapatkan program bedah rumah.
Ia juga membuka ruang partisipasi bagi insan media untuk membantu mengidentifikasi dan merekomendasikan warga yang membutuhkan bantuan, sehingga program tersebut dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar memerlukan.
Tak hanya itu, Sudjatmiko menyatakan kesediaannya membuka kesempatan bagi rekan-rekan media untuk mengikuti program yang berkaitan dengan BMKG dan Basarnas. Ia turut menegaskan pentingnya membangun program kolaboratif secara berkala bersama media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan memperluas manfaat program kepada masyarakat.
Pada sektor transportasi, Sudjatmiko juga menyoroti persoalan kemacetan di kawasan Stasiun K.A. Bulan-Bulan, Jalan H. Juanda. Ia menyampaikan upaya memfasilitasi pembangunan parkiran bertingkat sekaligus penataan area naik-turun penumpang angkutan daring di dalam kawasan stasiun. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, S.Sos., memaparkan agenda penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, persiapan Pra-Musran menjadi bagian penting dalam pembentukan anak ranting serta pengembangan jaringan kepengurusan hingga tingkat RW.
PKB Kota Bekasi juga menargetkan pemetaan politik yang lebih terstruktur sampai tingkat RT, dengan sasaran pembentukan dua pengurus atau kader partai di setiap RT. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan komunikasi politik berjalan lebih dekat dengan masyarakat.
Rizki turut menekankan pentingnya peran media sebagai mitra dalam menyosialisasikan kerja-kerja kepartaian, program, serta kegiatan yang dilaksanakan PKB. Baginya, komunikasi publik yang efektif menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Menatap Pemilu 2029, PKB Kota Bekasi mulai menyiapkan kader potensial untuk mengisi posisi strategis di ranah eksekutif pada kontestasi Pilkada mendatang. Di sisi legislatif, partai tersebut memasang target perolehan 10 kursi DPRD Kota Bekasi, yang dinilai realistis melalui konsolidasi organisasi, penguatan jaringan, dan kerja politik yang berkelanjutan.
Senada dengan itu, Sekretaris Dewan Syuro yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi menegaskan bahwa hubungan partai dan media harus dibangun atas dasar kemitraan yang sehat, profesional, dan saling menguntungkan. Ia menggambarkan hubungan tersebut sebagai simbiosis mutualisme, dengan media berperan menyampaikan informasi kepada publik, sementara partai berkewajiban menjalankan kerja-kerja politik secara terbuka dan komunikatif.
Ia menambahkan, PKB Kota Bekasi terus berbenah dalam menata organisasi dan memperkuat pelaksanaan agenda politiknya. Salah satu tahapan penting yang tengah dipersiapkan adalah pelantikan pengurus DPC PKB Kota Bekasi yang dijadwalkan pada 24 Oktober 2026.
Family Media Gathering ini menjadi penegasan bahwa penguatan partai tidak cukup hanya melalui konsolidasi internal dan strategi elektoral. Komunikasi yang terbuka, program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, serta kemitraan yang konstruktif dengan insan pers juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
Melalui pertemuan di Bogor tersebut, PKB Kota Bekasi berupaya menyatukan langkah antara penguatan organisasi, perjuangan program kerakyatan, dan komunikasi publik. Tantangannya kini adalah memastikan berbagai rencana tersebut dapat diwujudkan secara konsisten, terukur, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Bekasi.
(DMS)









