Bicara Ciri-Ciri Pejabat Anti Kritik, Ketua PWI Bekasi Raya: Defensif, Menganggap Kritik Bukan Sebagai Bahan Evaluasi

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

-Bekasi Kota-

 

 

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, menyoroti fenomena pejabat yang tidak terima terhadap kritik. Menurutnya, pejabat yang anti-kritik dapat terlihat dalam sikap dan kebijakannya.

 

Pejabat seperti ini cenderung sulit menerima masukan dan lebih suka memilih dikelilingi orang-orang yang selalu memuji, menyanjung tanpa berani memberikan masukan yang jujur.

 

“Pejabat yang anti-kritik biasanya defensif dan sulit menerima masukan. Setiap ada kritik, langsung menganggapnya sebagai serangan pribadi, bukan sebagai bahan evaluasi,” kata Ade Muksin dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Ayo CFD Minggu Ini! IDAI Jabar Perwil Bekasi Gratiskan Cek Kesehatan, Tumbuh Kembang Anak

 

Ia juga menyoroti kebiasaan pejabat yang kerap menyalahkan pihak lain saat dikritik dengan dalih introspeksi diri, dan minim transparansi dalam kebijakan yang dibuatnya serta tidak terbuka dalam memberikan informasi kepada publik.

 

Bahkan, ada pejabat yang menggunakan kekuasaannya untuk membungkam kritik atau suara yang tidak sejalan, baik dengan menyensor, tekanan hukum maupun tindakan represif lainnya.

 

“Ada juga pejabat cenderung reaktif di media sosial, media propaganda entah dengan cara menyindir, memblokir pengkritik, atau menjawab kritikan dengan mengalihkan isu melalui media propaganda agar perhatian publik teralihkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tinju Bekasi Berjaya! Prestasi Pecahkan Kebanggaan Nasional

 

Ade menegaskan bahwa pejabat yang baik seharusnya terbuka terhadap kritik, saran dan masukan sebagai bagian dari evaluasi guna meningkatkan kinerja, bukan mencari media propaganda.

 

“Marilah para pemimpin, pejabat pelayan masyarakat bijaklah dalam menghadapi kritik dan jadikan sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Sundung Sihombing Pimpin BSSLT Bekasi Raya 2026–2030, Perkuat Persaudaraan dan Karya Nyata
Temy Hermanto: Proyek Rp100 Miliar Jadi Momentum Pengusaha Muda Bekasi Naik Kelas
Bukan Sekadar Janji, Samuel Sitompul Realisasikan Lapangan dan Dukung Kas RT-RW
PKB Kota Bekasi Perkuat Sinergi Media dan Program Kerakyatan
Oloan Nababan Tegaskan Pokir DPRD Masih Ada, Banjir dan PJU Jadi Prioritas Aspirasi Warga Bojongmenteng
Oloan Nababan Serap Aspirasi Warga Pengasinan, Banjir Jadi Persoalan Utama
Rudy Heryansah Kawal Aspirasi, Perjuangkan Kebutuhan Warga
Sardi Efendi Tegaskan Pokir Reses Tetap Ada, Pembangunan Kota Bekasi Harus Berkelanjutan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Sundung Sihombing Pimpin BSSLT Bekasi Raya 2026–2030, Perkuat Persaudaraan dan Karya Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Temy Hermanto: Proyek Rp100 Miliar Jadi Momentum Pengusaha Muda Bekasi Naik Kelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Bukan Sekadar Janji, Samuel Sitompul Realisasikan Lapangan dan Dukung Kas RT-RW

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:56 WIB

PKB Kota Bekasi Perkuat Sinergi Media dan Program Kerakyatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Oloan Nababan Tegaskan Pokir DPRD Masih Ada, Banjir dan PJU Jadi Prioritas Aspirasi Warga Bojongmenteng

Berita Terbaru