Komisi II Awasi Ketat Pembebasan Lahan PSEL

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota Bekasi — Komisi II DPRD Kawal Transparansi Pembebasan Lahan PSEL. Komisi II DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pembebasan lahan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketingudik, Bantargebang, berjalan bersih, transparan, dan bebas intervensi dari oknum mana pun.

Proyek PSEL yang sudah lama dinantikan warga Bekasi ini dinilai sangat strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong energi terbarukan. Karena itu, DPRD memastikan tahapan pembebasan lahannya tidak boleh menyisakan masalah hukum di kemudian hari.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menegaskan bahwa seluruh proses pembelian tanah menggunakan APBD harus mengikuti prosedur baku—mulai dari Rencana Kerja (Renja), Detail Engineering Design (DED), hingga appraisal independen.

Baca Juga :  Penggiat Lingkungan Sodorkan Rapor Merah Bantargebang ke DPRD, Latu: “Rapor Merah Ini Harus Dijawab Pemerintah, Kami Akan Kawal!”

“Ini urusan sensitif. Banyak kepala daerah dan pejabat terseret kasus tanah hanya karena proses yang tidak benar. Kami tidak ingin hal itu terjadi di Bekasi,” ujar Latu Har Hary usai memimpin rapat kerja bersama OPD mitra, Senin (17/11/2025).

 

Semua Proses Harus Bersih, Tanpa “Kongkalikong”

Latu Har Hary menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh percepatan proyek PSEL, namun tidak berarti melepas prinsip kehati-hatian.

“Kalau Renja dan DED-nya jelas, pembeliannya juga jelas, silakan dilaksanakan. Tapi jangan sampai ada ‘kongkalikong’ harga dari oknum mana pun,” tegasnya.

Ia menambahkan, harga tanah harus mengacu pada NJOP atau appraisal independen—bukan titipan atau pesanan pihak tertentu.

“Yang jadi masalah itu kalau ada tangan-tangan yang ikut mengatur harga. Banyak kasus hukumnya. Kami di Komisi II mewanti-wanti agar tidak ada pejabat yang terseret,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiger Café Lounge Hidupkan Semangat Anak Muda Lewat Adu Panco Just Real Power Vol. 6

 

Mendorong Pemerintah Kota Bangun Tata Kelola Bersih

Politisi PKS ini juga menyoroti stig­ma negatif yang belakangan melekat pada Pemkot Bekasi akibat sejumlah kasus hukum. Menurutnya, proyek besar seperti PSEL harus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Bekasi mampu membangun tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan modern.

“Kami ingin Pemkot Bekasi melaksanakan proyek ini dengan standard transparansi yang tinggi. Proyek ini penting, jangan sampai ternodai persoalan hukum. Warga butuh solusi, bukan masalah baru,” ungkapnya.

Dengan sikap tegas dan pengawasan ketat DPRD, proyek PSEL diharapkan mampu menjadi jawaban atas persoalan sampah sekaligus mendorong sektor energi ramah lingkungan di Kota Bekasi.

 

(ADV/DPRD)

Berita Terkait

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!
Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau
Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC
PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026
Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi
MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Gelar Ramadhan Berkah, Ariyes: Pemuda Pancasila Bukan Preman, Tapi Priman
Gema Ramadhan KPJ Bekasi: OI dan Fals Mania Hadirkan Seni, Solidaritas dan Santunan Yatim
Ramadhan Berkah: Dua Saudara Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!

Kamis, 16 April 2026 - 17:48 WIB

Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC

Minggu, 5 April 2026 - 14:10 WIB

PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 10:12 WIB

Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi

Berita Terbaru