Menunggu(Entah Sampai Kapan) Ketegasan Kejari Kota Bekasi Terhadap Temuan BPK 2023

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-Bekasi Kota-

 

 

Penangkapan Ketua DPC PDI Kabupaten Bekasi Soleman yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi terkait dugaan gratifikasi oleh Kejaksaan Negeri Bekasi dinilai bisa menjadi pengaruh positif terhadap kinerja Kejari Kota Bekasi untuk bersikap tegas dalam penanganan kasus-kasus korupsi di Kota Bekasi.

Kasus korupsi yang dilakukan Kejari Kabupaten Bekasi, juga ada yang sedang ditangani Kejari Kota Bekasi. Terutama kasus-kasus temuan BPK RI di tahun anggaran 2023 di lingkup Pemkot Bekasi.

“Seperti banyak diberitakan oleh media kan di tahun 2022-2023 saat dipimpin Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto banyak sekali kasus yang akhirnya dilaporkan ke penegak hukum seperti KPK dan Kejaksaan,”ujar Praktisi Hukum H.Bambang Sunaryo.SH. Rabu (30/10/2024).

Baca Juga :  DiCatut Penipu,di Fitnah Publik : Ketua PWI Bekasi Angkat Suara

H.Bambang menambahkan, termasuk temuan BPK RI tahun 2023 kasus gagal pengembalian kerugian negara di proyek pengadaan alat Olahraga senilai Rp4.7 miliar.

“Termasuk temuan BPK di Dinas Pendidikan Kota Bekasi tahun 2023 senilai Rp7 miliar. Kasus ini kan infonya sudah ditangani pihak Kejari Kota Bekasi. Jadi harus dikawal dan pihak Kejari Kota Bekasi harus profesional dan serius menangani nya termasuk menyeret aktor intelektualnya,”ungkap pria yang akrab disapa Mas Naryo ini.

Senada dikatakan Ketua Indonesia Fight Coruption (IFC) Intan Sari Geny saat hadir di acara Diskusi Publik ‘Perempuan Bicara Korupsi’. Menurut Intan, Kota Bekasi kedepan harus dipimpin oleh orang yang punya komitmen kuat untuk mewujudkan Clean Goverment (pemerintahan bersih).

Baca Juga :  Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi

“Dan pemerintahan bersih itu harus dilakukan oleh calon kepala daerah yang bersih dan belum ada lapor-laporan di lembaga hukum seperti KPK, Kejari atau kepolisian. Jadi kalau mau nyapu ya sapu nya harus bersih juga jangan sapu yang kotor,”tutur Intan.

Kejari Kota Bekasi, kata Intan bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Kejari Cikarang dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi.

“Jadi Kejari Kota Bekasi juga harus serius menangani kasus dugaan korupsi yang baik yang dilaporkan oleh masyarakat maupun temuan BPK RI,”sindir Intan.(Red)

 

(*)Dikutip Dari Portal Media Ini Jabar

Berita Terkait

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Bangun Sinergi Informasi Publik, Aktifkan Pokdar Kamtibmas dan Giat Sosial
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
B50 Wajib Jalan, Temi Hermanto: Dunia Usaha Harus Siap Beradaptasi
PWI Bekasi Raya Siap Kawal Hasil Konferprov Jabar
Saatnya Bekasi Bersatu! Vote Mpok Arin Nomor 26 di Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026
Lagi Cari Tempat Makan Rame-Rame? Nasi Tempong Nusa Dua Galaxy Jawabannya!
Tanggapan Disdukcapil Kota Bekasi terhadap Pemberitaan Pengaduan Masyarakat
Tanggapan Disdukcapil Kota Bekasi terhadap Pemberitaan Pengaduan Masyarakat
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:25 WIB

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Bangun Sinergi Informasi Publik, Aktifkan Pokdar Kamtibmas dan Giat Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:09 WIB

B50 Wajib Jalan, Temi Hermanto: Dunia Usaha Harus Siap Beradaptasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22 WIB

PWI Bekasi Raya Siap Kawal Hasil Konferprov Jabar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Saatnya Bekasi Bersatu! Vote Mpok Arin Nomor 26 di Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026

Berita Terbaru

Bekasi Raya

PWI Bekasi Raya Siap Kawal Hasil Konferprov Jabar

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:22 WIB