Patriot Palapa, Nasional Jakarta – Dukungan terhadap Perayaan Natal Nasional 2025, terus mengalir. Hingga saat ini, panitia telah berhasil menghimpun dana aksi sosial senilai Rp 53 miliar, dan jumlah tersebut masih terus berkembang seiring meningkatnya kepedulian dari panitia serta berbagai individu yang tergerak membantu sesama.
Dalam semangat pelayanan lintas daerah dari Sabang hingga Merauke, panitia menegaskan bahwa Natal bukan sekadar seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menjawab persoalan kemanusiaan. Kasih yang hidup adalah kasih yang berdampak.
Tiga program sosial diluncurkan:
1) Beasiswa sebesar Rp10 miliar, untuk 1.000 pemuda di 10 wilayah prioritas,
2) Distribusi 10.000 paket sembako bagi keluarga prasejahtera, dan
3) Pengadaan 30 unit ambulans serta bantuan sosial lainnya untuk memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat.
Daerah penerima manfaat meliputi Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Toraja, Mentawai, Toba, dan Nias.
Setiap wilayah mendapat alokasi 100 beasiswa (masing-masing Rp10 juta) dan 1.000 paket sembako.
Selain itu, panitia juga menyalurkan bantuan Rp 500 juta untuk korban bencana di Tapanuli Tengah serta 1.000 paket sembako bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.
Seluruh dana aksi sosial ini bersumber dari kontribusi mandiri panitia dan masyarakat, tanpa menggunakan dana APBN maupun sponsor BUMN.
Hal ini menegaskan semangat gotong royong dan kemandirian dalam pelayanan gereja yang berpihak pada masyarakat.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa kasih sejati harus hadir melalui tindakan konkret, bukan sekadar simbol atau ritual. “Natal adalah saatnya kita hadir bagi mereka yang terluka dan terpinggirkan,” tegasnya.
Distribusi seluruh bantuan dilakukan langsung oleh panitia bersama jejaring lokal secara transparan, cepat, dan tepat sasaran.
Prinsip efisiensi dan akuntabilitas menjadi komitmen bersama dalam pelaksanaan program ini.
Perayaan Natal Nasional 2025 akan digelar pada 5 Januari 2026 di Indoor Tennis Senayan, Jakarta.
Namun, lebih dari sekadar perayaan liturgis, Natal ini adalah perwujudan kasih yang hidup menguatkan, memulihkan, dan membawa terang bagi kehidupan banyak orang.(Red/DM)









