Dari Diskusi ke Aksi: Puskesmas Karangkitri Kunci Komitmen Lintas Sektor

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa News, Kota Bekasi — Semangat membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh kembali ditegaskan UPTD Puskesmas Karangkitri melalui Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, Selasa (3/2/2026), di Aula Puskesmas Karangkitri, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, unsur keamanan, tokoh masyarakat, komunitas, Jejaring , hingga media massa dalam satu tujuan: menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan relevan dengan kebutuhan warga.

Adanya penyelenggaraan FKP ini sangat bermanfaat bagi penyelenggara pelayanan, yaitu Puskesmas Karangkitri maupun publik. Puskesmas Karangkitri mendapatkan masukan dari publik mengenai suatu kebijakan, serta sebagai sarana mensosialisasikan kebijakan pelayanan publik, serta sebagai wadah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik.

Kepala UPTD Puskesmas Karangkitri, dr. Hemalia, M.K.K.K, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan saat ini tidak lagi bersifat satu arah, melainkan harus dibangun melalui dialog dan kolaborasi.

Baca Juga :  Tinju Bekasi Berjaya! Prestasi Pecahkan Kebanggaan Nasional

“Kami ingin pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, sinergi lintas sektor dan keterlibatan publik menjadi kunci,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Puskesmas Karangkitri memaparkan visi menghadirkan pelayanan prima dan dekat dengan masyarakat, yang dijabarkan melalui misi peningkatan layanan tingkat pertama, penguatan pencegahan penyakit, kemitraan aktif, serta peningkatan kompetensi SDM kesehatan.

Komitmen itu diperkuat melalui penerapan tata nilai PRIMA — Profesional, Ramah, Inisiatif dan Inovatif, Manusiawi, serta Akuntabel — yang menjadi ruh pelayanan di Puskesmas Karangkitri.

Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan layanan kesehatan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) yang terbagi dalam beberapa klaster, mulai dari Klaster 1 Manajemen , Klaster 2 Kesehatan Ibu dan Anak , Klaster 3 Dewasa dan Lansia, Klaster 4 Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang didalamnya terdapat Surveylans dan Kesehatan Lingkungan, terakhir Klaster 5 Lintas Klaster yang terdiri dari Layanan Farmasi, layanan laboratorium hingga layanan kegawatdaruratan. Model layanan ini dirancang agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pengurus PWI Bekasi Raya Audensi Dengan Disdik Kota Bekasi

Forum berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan terkait isu gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi lingkungan, serta pentingnya edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Di penghujung kegiatan, dilakukan penggalangan komitmen lintas sektor, menandai keseriusan bersama dalam mendukung program kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga promotif dan preventif.

Dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, Puskesmas Karangkitri berharap setiap program kesehatan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah.

Lokakarya ini menjadi pesan kuat bahwa kesehatan adalah urusan bersama — dibangun dari kepedulian, partisipasi, dan sinergi semua pihak demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

(DM)

Berita Terkait

Sundung Sihombing Pimpin BSSLT Bekasi Raya 2026–2030, Perkuat Persaudaraan dan Karya Nyata
Temy Hermanto: Proyek Rp100 Miliar Jadi Momentum Pengusaha Muda Bekasi Naik Kelas
Bukan Sekadar Janji, Samuel Sitompul Realisasikan Lapangan dan Dukung Kas RT-RW
PKB Kota Bekasi Perkuat Sinergi Media dan Program Kerakyatan
Oloan Nababan Tegaskan Pokir DPRD Masih Ada, Banjir dan PJU Jadi Prioritas Aspirasi Warga Bojongmenteng
Oloan Nababan Serap Aspirasi Warga Pengasinan, Banjir Jadi Persoalan Utama
Rudy Heryansah Kawal Aspirasi, Perjuangkan Kebutuhan Warga
Sardi Efendi Tegaskan Pokir Reses Tetap Ada, Pembangunan Kota Bekasi Harus Berkelanjutan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Sundung Sihombing Pimpin BSSLT Bekasi Raya 2026–2030, Perkuat Persaudaraan dan Karya Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Temy Hermanto: Proyek Rp100 Miliar Jadi Momentum Pengusaha Muda Bekasi Naik Kelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Bukan Sekadar Janji, Samuel Sitompul Realisasikan Lapangan dan Dukung Kas RT-RW

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:56 WIB

PKB Kota Bekasi Perkuat Sinergi Media dan Program Kerakyatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Oloan Nababan Tegaskan Pokir DPRD Masih Ada, Banjir dan PJU Jadi Prioritas Aspirasi Warga Bojongmenteng

Berita Terbaru