PMI Kabupaten Bekasi Siaga Banjir: Relawan Terjun Malam Hari Selamatkan Warga

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Memasuki awal November, intensitas hujan yang tinggi kembali menguji kesiapsiagaan berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi. Sejumlah daerah kembali dilanda banjir akibat curah hujan tinggi dan tanggul jebol di aliran Kali Cikarang.

Menanggapi kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi bergerak cepat. Melalui posko penanggulangan bencana, PMI menerima laporan banjir dari beberapa titik pada Sabtu (1/11/2025), di antaranya Kampung Pulo, Desa Sukarkarya, Kecamatan Karang Bahagia; Kavling An-Nur, Cikarang Jati, Kecamatan Cibitung; serta Perumahan Bagasasi, Desa Suka Rukun, Kecamatan Sukatani.

Tanpa menunggu lama, tim PMI Kabupaten Bekasi langsung menurunkan anggota staf penanggulangan bencana, tim logistik, serta relawan ke lokasi. Dua unit perahu karet dikerahkan untuk mengevakuasi warga dari rumah yang terendam air setinggi 50 hingga 80 sentimeter.

 

Evakuasi Hingga Larut Malam

Proses evakuasi dilakukan hingga malam hari dengan segala keterbatasan di lapangan. Minimnya penerangan tidak menyurutkan semangat para relawan. Dengan hanya mengandalkan lampu kepala dan perahu karet, mereka menjemput warga satu per satu menuju lokasi aman dan tempat penampungan sementara.

Baca Juga :  PT Menarini Indria Laboratories (Milab) Tingkatkan Kinerja,Ekspor Produk Hingga ke Korea dan China

“Proses evakuasi kami lakukan sampai malam hari. Kondisi air naik cepat, jadi prioritas kami adalah keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Leman, staf Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Bekasi.

Ia menambahkan, setelah proses evakuasi, PMI segera melakukan assesment kebutuhan warga di lokasi pengungsian. “Sesuai arahan pimpinan, kami segera berkoordinasi dengan bagian logistik di bawah pimpinan Pak Nasrullah untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan warga bisa segera didistribusikan,” jelasnya.

 

Kesiapsiagaan Sepanjang Musim Hujan

Ketua PMI Kabupaten Bekasi Drs. H. Akhmad Kosasih, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiagakan personel dan perlengkapan sejak awal November, mengingat Kabupaten Bekasi termasuk wilayah rawan banjir.

“Setiap laporan dari masyarakat kami respon cepat. Relawan kami sudah siap 24 jam, terutama di wilayah yang berpotensi tinggi seperti Cibitung, Karang Bahagia, dan Sukatani,” ungkapnya.

PMI Kabupaten Bekasi juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat di tingkat desa agar penanganan bencana bisa lebih cepat, terarah, dan efisien.

“Kami tidak hanya mengevakuasi, tetapi juga mendampingi warga di pos pengungsian, memberikan pertolongan pertama, hingga membantu kebutuhan logistik dasar seperti makanan, air bersih, dan selimut,” tambahnya.

Baca Juga :  Padus SMANDA Tambun Selatan Tampil Memukau di Music Session Milenial Hub

 

Kemanusiaan Tanpa Sekat

Di tengah malam yang gelap dan hujan yang tak henti, semangat para relawan PMI tetap menyala. Di antara deru air dan dinginnya udara, mereka menembus banjir untuk memastikan tak ada satu pun warga yang tertinggal.

Satu per satu warga diangkut menuju tempat aman, sebagian anak-anak digendong, sebagian lansia digandeng dengan hati-hati. “Ini tugas kemanusiaan. Kami hanya ingin memastikan semuanya selamat,” tutur salah satu relawan muda PMI dengan mata sembab karena lelah.

Kini, pasca-evakuasi, PMI Kabupaten Bekasi terus memantau situasi dan tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan. “Musim penghujan baru dimulai. Kami akan terus siaga dan berkoordinasi untuk memastikan masyarakat Kabupaten Bekasi aman dan tertangani,” tutup Leman.

Gerak cepat PMI Kabupaten Bekasi dalam menangani banjir bukan hanya wujud tanggung jawab, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan tetap menyala di tengah keterbatasan. Di saat air meninggi dan malam semakin gelap, PMI hadir bukan hanya membawa perahu—tapi juga harapan.(CS)

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi
Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi
Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan
Disabilitas Terlantar, Dinsos Dipertanyakan
PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Bangun Sinergi Informasi Publik, Aktifkan Pokdar Kamtibmas dan Giat Sosial
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
B50 Wajib Jalan, Temi Hermanto: Dunia Usaha Harus Siap Beradaptasi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:09 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi

Jumat, 4 September 2026 - 19:11 WIB

Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:52 WIB

PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Disabilitas Terlantar, Dinsos Dipertanyakan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan

Kamis, 27 Agu 2026 - 06:11 WIB

Dinsos

Disabilitas Terlantar, Dinsos Dipertanyakan

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:42 WIB