Denda Jalan, Aset Terancam: Komisi II Minta Pemkot Bekasi Bertindak!

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota Bekasi — Interupsi Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, dalam Rapat Paripurna pada Kamis (27/11/2025), membuka kembali persoalan krusial terkait rekomendasi Komisi II mengenai penyelesaian ganti rugi Pasar Semi Induk Pondok Gede. Isu ini kembali mencuat karena menyangkut potensi hilangnya aset daerah jika tidak ditangani dengan cermat dan sesuai putusan hukum.

Anggota Komisi II sekaligus Sekretaris DPD PKS Kota Bekasi, Adhika Dirgantara, menegaskan bahwa rekomendasi pihaknya sejak awal memiliki satu pesan besar: segera selesaikan persoalan sesuai aturan dan putusan pengadilan, tanpa membuat Kota Bekasi menanggung kerugian berulang.

“Pada prinsipnya, rekomendasi Komisi II jelas: persoalan ini harus diselesaikan cepat, taat aturan, dan mengacu pada putusan pengadilan. Jangan sampai Kota Bekasi kehilangan aset atau menanggung kerugian dua kali,” ujar Adhika.

Baca Juga :  Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat

Ia menjelaskan, persoalan Pasar Semi Induk Pondok Gede tidak sesederhana denda keterlambatan (dwangsom) yang kini terus bergerak naik. Terdapat bangunan yang sudah berdiri di atas dasar Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan keberadaannya melibatkan kepentingan pihak ketiga. Karena itu, langkah pembebasan lahan menjadi opsi strategis untuk mencegah kerugian jangka panjang.

“Jika lahan dikembalikan sementara bangunan sudah berdiri, itu artinya pemborosan dua kali. Bangunan harus dibongkar, aset hilang, proses hukum jalan lagi, kerugian berulang. Itu yang kami cegah,” jelasnya.

Adhika juga menyoroti bahwa persoalan denda keterlambatan bukanlah inti dari interupsi. Komisi II, menurutnya, fokus pada substansi, yakni penyelamatan aset dan percepatan eksekusi keputusan hukum, bukan sekadar menghitung denda yang tiap hari menggunung.

Baca Juga :  Ayo CFD Minggu Ini! IDAI Jabar Perwil Bekasi Gratiskan Cek Kesehatan, Tumbuh Kembang Anak

Namun ia mengakui, terkait teknis apakah seluruh rekomendasi sudah masuk ke tahap final, dirinya masih menunggu konsolidasi lanjutan.

“Soal finalisasi apakah rekomendasi sudah masuk seluruhnya, saya masih perlu mencermati. Tapi prinsipnya, Komisi II mendorong agar penyelesaian tidak merugikan daerah,” tuturnya.

Dengan nada kritis namun tetap menjaga elegansi politik, Adhika Dirgantara menutup dengan penegasan:

“Kota Bekasi tidak boleh kehilangan aset hanya karena kelalaian birokrasi. Setiap keputusan harus tepat, cepat, dan berpihak pada kepentingan publik dan taat hukum”.

(DM)

Berita Terkait

PPAT Baru Dilantik, BPN Kota Bekasi Tekankan Integritas
Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi
Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi
BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi
Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi
Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:54 WIB

PPAT Baru Dilantik, BPN Kota Bekasi Tekankan Integritas

Minggu, 13 September 2026 - 19:02 WIB

Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:16 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 12:09 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi

Berita Terbaru