Tanggap Bencana Sumatra, PKS Kerahkan Kekuatan Penuh: Satgas Nasional Aktif, Gaji Pejabat Dipotong

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKS Kerahkan Mobilisasi Nasional: Sekjen Pimpin Satgas, Ratusan Korban Tewas dan Bantuan Mendesak

PatriotPalapa, Nasional Jakarta — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memasuki fase darurat. Data terbaru BNPB mencatat setidaknya 316 korban jiwa, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi. Sejumlah daerah masih terisolasi akibat jalan putus, jembatan ambruk, serta infrastruktur vital yang rusak parah.

Intensitas hujan ekstrem dalam sepekan terakhir membuat upaya evakuasi dan distribusi logistik tersendat. Banyak desa tidak dapat ditembus tim penyelamat karena material longsor menutup akses dan aliran listrik terputus total. Kondisi ini memicu kebutuhan mendesak akan air bersih, layanan kesehatan, shelter, dan pasokan makanan bagi warga terdampak.

Menanggapi krisis besar ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengeluarkan instruksi mobilisasi nasional untuk mempercepat penanganan bencana. Arahan langsung dari Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si., menggerakkan Satgas Siaga Bencana, DPW se-Indonesia, kader, relawan, hingga pejabat publik partai agar turun ke lapangan secara cepat dan terstruktur, Selasa(02/12.2025).

Baca Juga :  Saat Tri Adhianto Sebut Sport Tourism, Bang Heri: Hibah Provinsi Untuk Bangun Lapangan Futsal Tak Dikerjakan, Ambyar

Sebagai bentuk keseriusan, Presiden PKS menunjuk Sekretaris Jenderal PKS sebagai Ketua Satgas Siaga Bencana Nasional. Penunjukan ini memberikan satu komando terpadu yang berfungsi mengoordinasi seluruh jaringan relawan, distribusi logistik, respons medis, evakuasi korban, hingga kerja sama dengan lembaga pemerintah dan organisasi kemanusiaan.

Satgas PKS akan menangani pendataan korban, penyelamatan darurat, pembukaan akses ke wilayah terdampak, dapur umum, layanan kesehatan, hingga pendampingan psikososial—khususnya untuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan yang kini tinggal di pengungsian dengan risiko tinggi mengalami trauma dan penyakit.

 

Instruksi mobilisasi ini juga diperkuat dengan langkah tegas:

para pejabat publik PKS—di tingkat pusat dan daerah—wajib melakukan pemotongan gaji serta tunjangan mereka, yang sepenuhnya dialokasikan untuk bantuan bencana. PKS menegaskan bahwa kerja kemanusiaan menuntut pengorbanan nyata, bukan simbolik.

“Ini bukan saatnya menunggu. Ini saatnya hadir. Saudara-saudara kita membutuhkan tenaga, kehadiran, dan empati kita sekarang juga,” tegas Presiden PKS dalam rilis resmi partai. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi amal terbaik bagi para relawan.

Baca Juga :  Awal Tahun 2026 PMi Kabupaten Bekasi Luncurkan Rangkaian Kegiatan

Di lapangan, relawan PKS telah diterjunkan ke beberapa titik paling terdampak dengan membawa logistik darurat, peralatan evakuasi, serta obat-obatan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan merata ke area yang sebelumnya sulit dijangkau.

PKS menegaskan seluruh upaya dijalankan dengan prinsip keikhlasan, profesionalitas, respon cepat, keselamatan relawan, serta transparansi publik. Laporan kondisi lapangan disampaikan berkala melalui Satgas Siaga Bencana di bawah komando Sekjen.

Dengan mobilisasi nasional ini, PKS berharap dapat mempercepat pemulihan masyarakat di Aceh, Sumut, dan Sumbar, membantu membuka kembali akses vital, serta memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi. Solidaritas dan kerja kolektif, menurut PKS, adalah kunci melewati bencana berskala besar ini.

(DM)

Berita Terkait

Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi
Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi
Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi
Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan
Disabilitas Terlantar, Dinsos Dipertanyakan
PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Bangun Sinergi Informasi Publik, Aktifkan Pokdar Kamtibmas dan Giat Sosial
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:02 WIB

Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:16 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:52 WIB

PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan

Berita Terbaru