Komisi II Warning: Realisasi APBD Bekasi Mengkhawatirkan

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota Bekasi — Menjelang akhir tahun 2025, Komisi II DPRD Kota Bekasi menegaskan bahwa konsentrasi utama mereka adalah monitoring ketat terhadap penyerapan anggaran dan progres fisik berbagai program pembangunan yang masih berjalan di Pemkot Bekasi.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, menilai bahwa banyak indikator serapan dan kinerja SKPD pada akhir November ini belum menunjukkan kondisi ideal.

“Kami terus memonitor penyerapan anggaran dan progres fisik. Aspirasi masyarakat harus dipenuhi, dan akhir tahun bukan waktunya bekerja longgar,” ujar Evi.

 

Infrastruktur 2025 Harus Tuntas: “Jangan Sampai Terbawa ke Tahun Depan Tanpa Kepastian”

Evi menegaskan bahwa untuk kategori pekerjaan infrastruktur—terutama yang berada di bawah Dinas BMSDA—mayoritas proyek memang masih berjalan dan diprediksi bisa terserap dengan baik.

Namun tantangan berbeda muncul pada pekerjaan yang berada di bawah dinas-dinas lain yang memiliki pola teknis lebih kompleks.

Baca Juga :  Anies Baswedan: Bang Heri Koswara Akan Bawa Perubahan Besar Bagi Warga Kota Bekasi

“Kalau di BMSDA, insyaallah kecil yang tidak terserap. Tapi di pekerjaan teknis lain, terutama yang butuh koordinasi panjang, kami perlu pastikan semuanya selesai. Jangan sampai terbawa dan menggantung di 2026,” jelasnya.

 

Fokus 2026: SLF, PSEL, Transportasi Publik, dan Layanan Berbasis Teknologi

Dalam penyusunan Renja 2026, Komisi II sudah menyiapkan sejumlah agenda prioritas, antara lain:

Monitoring SLF (Sertifikat Laik Fungsi)

Terutama untuk bangunan komersial dan aset pemerintah.

“SLF masih rendah. Ini soal keselamatan publik. Harus jadi prioritas,” tegas Evi.

Percepatan Pembangunan PSEL

Evi menegaskan bahwa pembangunan PSEL membutuhkan waktu dua tahun, sehingga dalam masa dua tahun itu, beban penuh pengolahan sampah masih ditanggung Pemkot Bekasi.

“Selama dua tahun ke depan, sampah masih sepenuhnya tanggung jawab Pemkot. Ini PR besar dan harus dipersiapkan,” tegasnya.

Baca Juga :  HAN 2025, Sardi Efendi: DPRD Pastikan Anak Bekasi Dapat Haknya

Transportasi Publik Berbasis Teknologi

Komisi II mendorong agar mulai 2026 Kota Bekasi mulai masuk ke sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi.

Layangan publik berbasis teknologi

Termasuk penguatan data, sistem layanan, dan efisiensi perizinan.

 

LH Masih Lemah: Sampah, dan Infrastruktur Pendukung Harus Dipacu

Evi memberi catatan keras kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terutama terkait:

penanganan sampah yang masih darurat,

kesiapan teknis menuju PSEL,

serta penataan TPS Sumur Batu.

 

Komisi II: “Kami Pastikan Semua Monitoring Dilakukan Sampai Akhir Tahun”

Menutup wawancara, Evi menegaskan:

“Kami memastikan monitoring penyerapan, fisik, dan PAD dilakukan sampai akhir. Kinerja harus maksimal, karena yang dirugikan kalau lambat adalah masyarakat.”

(DM)

Berita Terkait

SP 2 Lid Dinilai Prematur, Pemohon Minta Hakim Perintahkan Penyelidikan Polres Metro Bekasi Kota Dibuka Kembali
SP3 Dipersoalkan, Kuasa Hukum Lambok Nababan Minta Pengadilan Uji Keabsahan Penyidikan
Di Tengah Tantangan Ekonomi, Tiberias Pilih Bergerak dan Berbagi
Eks Caketum PBB 2025 Henriko Siagian Perkuat PSI Bekasi, Fokus Rekrut Anggota dan Pengabdian Sosial
Siapakah Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi?
Dari Bulungan ke Kota Bekasi: KPJ Konsolidasi, Solidaritas Menguat
Resmi Dibuka, Bekasi Open Archery Tournament 2026 Jadi Panggung Nasional dan Motor Ekonomi Kota Bekasi
Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:56 WIB

SP 2 Lid Dinilai Prematur, Pemohon Minta Hakim Perintahkan Penyelidikan Polres Metro Bekasi Kota Dibuka Kembali

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

SP3 Dipersoalkan, Kuasa Hukum Lambok Nababan Minta Pengadilan Uji Keabsahan Penyidikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:49 WIB

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Tiberias Pilih Bergerak dan Berbagi

Senin, 1 Juni 2026 - 00:11 WIB

Eks Caketum PBB 2025 Henriko Siagian Perkuat PSI Bekasi, Fokus Rekrut Anggota dan Pengabdian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:31 WIB

Siapakah Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi?

Berita Terbaru

Gereja Tiberias Indonesia

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Tiberias Pilih Bergerak dan Berbagi

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:49 WIB