Ketua DPRD Sambangi Markas Seniman Jalanan Kota Bekasi, Lapangan Multiguna Jadi Simbol Seni dan Olahraga Hidup Berdampingan

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Patriot Palapa News, Kota Bekasi — Kunjungan Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ke markas komunitas KPJ Kota Bekasi di Lapangan Multiguna, Minggu (26/04/2026), bukan sekadar agenda seremonial. Di ruang terbuka yang selama ini menjadi denyut aktivitas seniman jalanan, dialog berlangsung hangat—membuka jalan bagi gagasan besar: menjadikan Bekasi sebagai kota yang hidup oleh seni, budaya, dan olahraga.

Dalam pertemuan tersebut, Sardi menegaskan pentingnya menghadirkan ruang-ruang ekspresi yang layak bagi para pelaku seni. Ia melihat potensi besar yang selama ini tumbuh di akar rumput, namun belum sepenuhnya terwadahi secara sistematis oleh kebijakan daerah.

“Kita ingin ruang-ruang seni budaya ini benar-benar hidup di Kota Bekasi. Harapannya, Bekasi bisa menjadi kota seni, budaya, sekaligus olahraga yang berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan tidak boleh berhenti pada wacana. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu hadir melalui perangkat dinas terkait untuk memastikan komunitas seni seperti KPJ mendapatkan dukungan nyata—baik dari sisi fasilitas, program, maupun keberlanjutan ruang berkarya.

Baca Juga :  PERPANI Kota Bekasi Kunci Juara Umum Caruban Nagari Archery 2025, Raih 17 Emas

Lebih jauh, Sardi memberikan pesan langsung kepada generasi muda dan para seniman agar terus berkarya dan menjaga harmoni kota melalui seni.

“Terus berkreasi, jaga Bekasi lewat karya. Seni itu bisa menyatukan dan menciptakan harmoni,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua KPJ Kota Bekasi, Remon Bitti, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran pimpinan DPRD menjadi sinyal bahwa aspirasi komunitas tidak lagi dipandang sebelah mata.

“Alhamdulillah, hari ini aspirasi kami didengar langsung. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk perhatian terhadap ruang seni yang selama ini kami rawat,” ungkap Remon.

Menurutnya, Lapangan Multiguna bukan hanya ruang fisik, melainkan ruang hidup—tempat bertemunya seniman, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas lintas sektor yang aktif membangun ekosistem kreatif sejak tahun 2003.

Ia menegaskan, keberadaan “kantong-kantong budaya” di tengah masyarakat menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas seni tidak terpinggirkan oleh arus pembangunan kota yang semakin cepat.

“Tempat ini bukan sekadar panggung. Ini ruang edukasi, diskusi, dan kreativitas. Harus dijaga, diperkuat, dan dipelihara,” ujarnya.

Baca Juga :  Vonis Turun, Imigrasi Bekasi Eksekusi WNA Nigeria

Remon juga menyoroti pentingnya pembinaan yang adil dan menyentuh seluruh lapisan, termasuk komunitas jalanan yang selama ini justru menjadi motor gerakan seni independen.

“Jangan hanya yang terlihat formal saja yang dibina. Kami yang bergerak dari jalanan juga bagian dari wajah budaya Kota Bekasi,” tegasnya.

Momentum kunjungan ini semakin relevan, mengingat Lapangan Multiguna juga akan menjadi salah satu pusat aktivitas dalam gelaran Bekasi Open Archery Tournament 2026 yang dimulai keesokan harinya. Ratusan atlet dari berbagai daerah dijadwalkan hadir, menjadikan lokasi ini sebagai titik temu antara olahraga dan seni.

KPJ berharap, ke depan, perhatian terhadap ruang publik seperti ini tidak bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari kebijakan berkelanjutan Pemerintah Kota Bekasi.

Harapannya jelas:

Bekasi bukan hanya tumbuh sebagai kota beton, tetapi juga sebagai kota yang memberi ruang hidup bagi seni, budaya, dan kreativitas warganya.

(DMS)

Berita Terkait

Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi
Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi
BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi
Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Listrik Andal Buka Jalan Ekonomi Selatan Sukabumi
Dari Maulid hingga Aqiqah, H. Zaini Sidi Rajut Kebersamaan
Disabilitas Terlantar, Dinsos Dipertanyakan
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:02 WIB

Brengkos Dibentuk, Bang Heri: Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Bekasi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:16 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Kota Bekasi Upgrade Diri dan Bisnis Bersama HIPMI Lewat Semangat “Kudu Babarengan”

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 12:09 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi: Selamat untuk Pelantikan JAPNAS Bekasi, Saatnya Pengusaha Bersinergi

Jumat, 4 September 2026 - 19:11 WIB

Kuasa Hukum Gandhi Bantah Dugaan Penipuan: Sengketa Utang Piutang, LP Dugaan Pemerasan Dilayangkan

Berita Terbaru