Patriot Palapa News,,Bandung – PWI Bekasi Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh hasil dan keputusan strategis yang lahir dari Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat Tahun 2026, yang digelar pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima, Kota Bandung.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., yang hadir bersama jajaran dalam momentum penting organisasi wartawan di Jawa Barat tersebut.
Ade Muksin mengatakan, Konferprov PWI Jawa Barat bukan sekadar forum pergantian atau penataan kepengurusan organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus merumuskan arah perjuangan PWI dalam menghadapi dinamika dunia pers yang semakin kompleks.
“PWI Bekasi Raya siap mendukung seluruh hasil Konferprov PWI Jawa Barat 2026, sepanjang keputusan tersebut bertujuan memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah dan integritas pers,” ujar Ade Muksin.
Menurutnya, tema “Merawat Profesionalisme, Menuju Pers yang Berintegritas & Bermartabat” sangat relevan dengan tantangan pers saat ini. Perkembangan teknologi digital, derasnya arus informasi, hingga munculnya berbagai platform media baru menuntut wartawan untuk semakin profesional, kritis, berimbang dan tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.
Ade menegaskan, profesionalisme wartawan harus menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik.
“Pers harus tetap menjadi pilar demokrasi yang dipercaya masyarakat. Karena itu, kompetensi, integritas, independensi dan kepatuhan terhadap kode etik harus terus diperkuat. Jangan sampai perkembangan teknologi justru menggeser prinsip-prinsip dasar jurnalistik,” tegasnya.
Ia berharap Konferprov PWI Jawa Barat 2026 mampu menghasilkan kepemimpinan dan program organisasi yang semakin solid, visioner serta mampu menjawab kebutuhan wartawan di seluruh daerah di Jawa Barat.
Bagi PWI Bekasi Raya, kata Ade, keberadaan PWI harus mampu memberikan manfaat nyata, bukan hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Kita ingin PWI semakin hadir di tengah masyarakat. Wartawan bukan hanya dituntut mampu memberitakan sebuah peristiwa, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi melalui pemberitaan yang edukatif, konstruktif dan mencerdaskan,” katanya.
Lebih lanjut, Ade menyampaikan bahwa PWI Bekasi Raya siap membangun sinergi dengan kepengurusan PWI Jawa Barat hasil Konferprov 2026. Menurutnya, kekuatan organisasi akan semakin besar apabila seluruh tingkatan kepengurusan mampu bergerak dalam satu visi untuk menjaga kehormatan profesi wartawan.
“Kami di PWI Bekasi Raya siap bersinergi dan mengawal program-program organisasi ke depan. Perbedaan pandangan dalam forum adalah bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Setelah konferensi selesai, yang terpenting adalah bagaimana kita kembali bersama-sama membangun PWI yang semakin kuat,” ungkap Ade.
Ia juga mengajak seluruh anggota PWI di Jawa Barat untuk menjadikan Konferprov sebagai momentum konsolidasi, bukan sekadar kontestasi.
Menurutnya, siapapun yang nantinya mendapatkan amanah memimpin PWI Jawa Barat harus mendapat dukungan seluruh elemen organisasi demi menghadirkan kepemimpinan yang mampu menaungi dan memperjuangkan kepentingan wartawan secara profesional.
“Mari kita kedepankan persatuan. Kompetisi dalam konferensi adalah hal biasa, tetapi setelah keputusan ditetapkan, kepentingan organisasi harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. PWI harus tetap solid, bermartabat dan profesional,” pungkas Ade Muksin.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 diharapkan menjadi titik penting bagi penguatan konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan kebijakan strategis yang mampu membawa PWI Jawa Barat semakin adaptif menghadapi perubahan zaman, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur profesi jurnalistik.
(DMS)








