Patriot Palapa News, Kota Depok – Ambisi Kontingen Kota Bekasi untuk menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 tidak hanya bertumpu pada kemampuan dan ketangguhan para atlet di arena pertandingan. Di balik perjuangan mengejar medali, ada kesiapan kontingen, dukungan medis, hingga pendampingan psikologis yang dirancang untuk memastikan setiap atlet tampil dalam kondisi terbaik.
Optimisme tersebut disampaikan Koordinator Kontingen Porprov Kota Bekasi untuk wilayah Depok, Rizky Chandra. Ia meyakini seluruh cabang olahraga (cabor) yang bertanding di wilayah Depok memiliki peluang besar untuk mempersembahkan medali emas bagi Kota Bekasi.
Menurutnya, optimisme itu bukan sekadar harapan, melainkan didukung kualitas atlet-atlet Kota Bekasi yang memiliki kompetensi dan kemampuan mumpuni di bidang olahraga masing-masing.
“Saya optimistis semua cabor yang mengikuti pertandingan di Depok bisa merebut medali emas. Ini bukan hanya sebuah harapan, tetapi juga didukung fakta bahwa Kota Bekasi memiliki atlet-atlet berkualitas dan mumpuni di bidangnya, seperti basket, karate, golf, menembak, dan sejumlah cabang olahraga lainnya,” ungkap Rizky.
Ia menegaskan, persiapan kontingen tidak berhenti pada pembinaan teknik, strategi, dan kesiapan fisik. Aspek kesehatan serta kondisi psikologis atlet juga menjadi perhatian serius agar mereka mampu menghadapi tekanan kompetisi dengan penuh percaya diri.
Bagi Rizky, perjuangan meraih prestasi membutuhkan ekosistem pendukung yang kuat. Atlet harus mendapatkan perhatian menyeluruh, mulai dari sebelum bertanding, selama kompetisi berlangsung, hingga setelah menyelesaikan pertandingan.
Tim Medis Siaga, AED hingga Terapis Mental Disiapkan
Keseriusan tersebut diwujudkan melalui dukungan tim kesehatan yang bertugas mendampingi atlet Kota Bekasi selama pelaksanaan pertandingan di wilayah Depok.
PIC Tim Kesehatan Atlet Kota Bekasi wilayah Depok, Muhammad Farhan dan Dian Ansori, menjelaskan bahwa pihaknya menyiagakan enam personel kesehatan, termasuk tenaga perawat, serta kendaraan ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kompetisi.
“Kami dari tim kesehatan seluruhnya berjumlah enam personel, termasuk perawat. Kami juga menyiagakan mobil ambulans untuk memastikan penanganan kesehatan atlet dapat dilakukan dengan cepat apabila dibutuhkan,” jelas Farhan dan Dian.
Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dasar, tim medis juga mempersiapkan perangkat AED (Automated External Defibrillator) sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi kegawatdaruratan jantung.
AED merupakan perangkat medis portabel yang mampu menganalisis irama jantung dan memberikan kejutan listrik secara otomatis apabila diperlukan pada seseorang yang mengalami henti jantung mendadak. Kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan medis dalam menghadapi kemungkinan terburuk di tengah aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi.
Selain kesiapan medis, perhatian terhadap kesehatan mental atlet juga menjadi bagian penting dari pelayanan. Tim kesehatan turut menyiapkan pendampingan atau terapi psikologis untuk membantu menjaga stabilitas mental atlet, baik sebelum maupun sesudah pertandingan.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu atlet mengelola tekanan kompetisi, membangun kepercayaan diri, serta menjaga fokus ketika menghadapi pertandingan yang menentukan.
Dukungan kesehatan ini berasal dari RS Primaya Bekasi Timur yang turut mengambil bagian dalam memastikan kesiapan dan keselamatan para atlet Kota Bekasi selama berlaga di wilayah Depok.
Prestasi Dibangun dengan Dukungan Menyeluruh
Kehadiran tim kesehatan menjadi gambaran bahwa perjuangan olahraga modern tidak semata-mata berbicara tentang kekuatan otot, kecepatan, maupun ketepatan strategi. Ada kesehatan, keselamatan, dan ketangguhan mental yang menjadi fondasi penting di balik setiap pencapaian.
Di tengah atmosfer kompetisi Porprov XV Jawa Barat 2026, Kota Bekasi berupaya menghadirkan dukungan menyeluruh agar para atlet dapat berjuang dengan tenang dan memberikan kemampuan terbaiknya.
Sebab, setiap medali yang diperjuangkan bukan hanya tentang kemenangan seorang atlet, melainkan kebanggaan sebuah kota dan hasil kerja bersama banyak pihak.
Dari arena pertandingan hingga kesiapsiagaan tim medis, satu semangat terus dijaga: mengantarkan atlet-atlet Kota Bekasi meraih prestasi tertinggi dan membawa pulang sebanyak mungkin medali emas untuk Kota Patriot.
(DMS)









