Patriot Palapa News, Kota Bekasi — Di balik setiap anak panah yang melesat menuju sasaran, ada kerja keras, konsentrasi, dan harapan untuk mengharumkan nama daerah. Dukungan terhadap perjuangan para atlet pun tidak hanya hadir dari pelatih dan ofisial, tetapi juga dari unsur pemerintah yang turut mendampingi perjalanan mereka menuju prestasi.
Semangat itulah yang ditunjukkan Sekretariat DPRD Kota Bekasi dalam mendukung kontingen panahan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Menjalankan peran sebagai ibu asuh cabang olahraga panahan, jajaran Sekretariat DPRD tidak sekadar memberikan dukungan moril, tetapi juga aktif memantau perkembangan perjuangan atlet yang bertanding di Bogor.
Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Lia Erliani, mengatakan dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi bersama ofisial dan pemantauan langsung terhadap kondisi para atlet. Jajaran aparatur sipil negara (ASN), kepala bagian, hingga kepala subbagian juga dijadwalkan secara bergiliran untuk hadir menyaksikan pertandingan.
“Kami terus berkoordinasi dengan ofisial dan memantau kondisi para atlet. Seluruh ASN, kepala bagian hingga kepala subbagian juga sudah saya tugaskan secara bergiliran untuk datang langsung memantau pertandingan di Bogor. Kami ingin memberikan dukungan penuh agar atlet semakin bersemangat,” ujar Lia kepada awak media, Rabu (4/11/2026).
Bagi Lia, kehadiran dan perhatian terhadap atlet merupakan bagian dari dukungan agar mereka dapat bertanding dengan penuh keyakinan. Di tengah persaingan olahraga tingkat provinsi, semangat dan ketenangan menjadi bekal penting bagi atlet untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.
Satu emas membuka jalan menuju target lebih besar
Optimisme Kota Bekasi dalam cabang olahraga panahan mulai menemukan pijakan sejak hari pertama pertandingan, Selasa (3/11/2026). Kontingen Kota Bekasi berhasil mengoleksi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Capaian awal tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Namun, perjuangan belum selesai. Setiap nomor pertandingan masih menyimpan peluang bagi para atlet untuk menambah perolehan medali.
Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi menargetkan tiga medali emas pada Porprov kali ini. Bahkan, peluang untuk membawa pulang lima emas tetap terbuka apabila para atlet mampu menjaga konsistensi dan tampil maksimal.
Lia menyambut positif hasil awal tersebut dan berharap pencapaian itu menjadi pemantik semangat bagi seluruh atlet untuk terus berjuang.
“Alhamdulillah, hari pertama sudah mendapatkan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Untuk hari ini kami masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan perolehan medali terus bertambah sehingga target tiga emas bisa tercapai, bahkan kalau memungkinkan sampai lima emas,” ungkapnya.
Target tersebut bukan sekadar angka dalam perolehan medali. Di baliknya terdapat harapan agar kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial berbuah prestasi yang membanggakan masyarakat Kota Bekasi.
Dukungan yang menguatkan perjuangan
Dalam olahraga kompetitif, keberhasilan tidak lahir hanya dari satu anak panah yang tepat mengenai sasaran. Ada latihan berulang, evaluasi, pengendalian emosi, serta dukungan dari berbagai pihak yang mengiringi setiap langkah atlet.
Karena itu, keterlibatan Sekretariat DPRD Kota Bekasi sebagai ibu asuh menjadi bagian dari ekosistem dukungan bagi kontingen daerah. Koordinasi dengan ofisial dan pemantauan pertandingan menjadi cara untuk menjaga komunikasi sekaligus menunjukkan bahwa perjuangan atlet mendapat perhatian.
Kini, harapan Kota Bekasi bertumpu pada konsistensi para pemanah dalam menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Satu emas telah diraih, disertai satu perak dan satu perunggu. Jalan menuju target berikutnya masih terbuka.
Bagi kontingen panahan Kota Bekasi, setiap bidikan adalah kesempatan untuk mendekatkan harapan pada kenyataan. Dengan disiplin, ketenangan, dan dukungan yang terus mengalir, perjuangan memburu medali di Porprov XV Jawa Barat 2026 diharapkan berakhir dengan prestasi yang membanggakan Kota Patriot.
(MDS)









