DPRD Kawal PSEL: Solusi Sampah Bekasi dari Krisis ke Energi

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota BekasiProyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik kembali menjadi sorotan publik sebagai harapan baru bagi penyelesaian krisis persampahan Kota Bekasi. Di tengah timbunan sampah harian yang mencapai 1.800 ton, DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh percepatan realisasi proyek strategis nasional tersebut.

Bagi Kota Bekasi, PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan lompatan peradaban yang dapat mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang energi terbarukan.

 

DPRD Kawal Percepatan Realisasi PSEL: Dari Krisis Menuju Solusi Berkelanjutan

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H. Anton, menyampaikan bahwa proyek PSEL memiliki kemampuan menurunkan volume sampah hingga 1.000 ton per hari, sebuah capaian yang sangat signifikan untuk mengurai masalah yang selama ini menekan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Kita mendukung penuh PSEL. Ini adalah proyek strategis nasional yang dikelola oleh Danantara, dan saya optimis prosesnya dapat berjalan lancar,” ujarnya usai ditemui di DPRD Kota Bekasi, Selasa (18/11/25).

Sebagai putra asli Bantar Gebang — wilayah yang selama puluhan tahun bersentuhan langsung dengan problematika sampah — Anton memahami betul urgensi percepatan proyek ini. Namun, ia juga mengingatkan sejumlah tantangan yang harus diantisipasi sejak awal.

Baca Juga :  Imigrasi Kota Bekasi Adakan Rakor Tim Pengawasan Orang Asing(TIMPORA) Bersama Jajaran Terkait

“Tantangannya adalah regulasi dan proses AMDAL yang panjang. Tetapi saya yakin masyarakat akan mendukung program PSN ini karena manfaatnya sangat besar untuk keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

 

Fokus DPRD: Akses Jalan, Pembebasan Lahan, dan Konektivitas Kawasan

Selain proses teknis PSEL, DPRD juga menyoroti aspek pendukung yang tidak kalah penting: akses jalan menuju lokasi proyek. Menurut Anton, jalur eksisting saat ini terlalu sempit dan berpotensi menghambat operasional PSEL maupun mobilitas warga sekitar.

“Untuk keberlanjutan proyek, kita akan kawal pembangunan akses jalan baru sepanjang 250 meter. Rencana pembebasan lahannya juga menjadi prioritas agar mobilitas tidak terhambat,” tegasnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya melihat PSEL dari sisi teknis, tetapi juga memastikan ekosistem pendukungnya siap dalam jangka panjang.

 

Proyek Strategis yang Mengubah Sampah Menjadi Energi Masa Depan

PSEL Ciketing Udik diharapkan menjadi game changer dalam tata kelola sampah Kota Bekasi. Selain mengurangi beban TPA Sumur Batu dan Bantar Gebang, proyek ini juga:

  • Menghasilkan energi listrik dari sampah,
  • Mengurangi polusi udara & pencemaran tanah,
  • Mendorong efisiensi biaya operasional pengelolaan sampah,
  • Menjadi bagian dari komitmen nasional menuju energi terbarukan.
Baca Juga :  Puteri Komarudin Tegaskan Empat Pilar di Sukajaya

Dengan kata lain, PSEL bukan hanya menjawab persoalan hari ini, tetapi juga menyiapkan masa depan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

DPRD Kota Bekasi Berkomitmen Hadir untuk Lingkungan

Dalam keterangan penutupnya, Anton menegaskan bahwa DPRD Kota Bekasi akan terus berdiri di garda depan dalam mengawal setiap proses — mulai dari pembahasan, penganggaran, hingga pengawasan lapangan.

“Ini bukan sekadar proyek, tapi investasi masa depan. Kita ingin Kota Bekasi punya sistem pengelolaan sampah yang modern, manusiawi, dan ramah lingkungan,” tandasnya.

Dengan percepatan yang dilakukan, DPRD berharap PSEL Ciketing Udik dapat segera terealisasi dan memberi kontribusi besar bagi ketahanan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta energi terbarukan di tingkat nasional.

 

(ADV/DPRD)

Berita Terkait

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!
Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau
Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC
PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026
Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi
MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Gelar Ramadhan Berkah, Ariyes: Pemuda Pancasila Bukan Preman, Tapi Priman
Gema Ramadhan KPJ Bekasi: OI dan Fals Mania Hadirkan Seni, Solidaritas dan Santunan Yatim
Ramadhan Berkah: Dua Saudara Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Warning Pemilihan BPD: Jangan Main-main dengan Hukum dan Administrasi!

Kamis, 16 April 2026 - 17:48 WIB

Panaskan Mesin Porprov, Pertina Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Piala Kasau

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Internal PPP Kota Bekasi Bergejolak, 11 PAC Tolak Pergantian Ketua DPC

Minggu, 5 April 2026 - 14:10 WIB

PERPANI Kota Bekasi Panaskan Mesin: Halal Bihalal Jadi Titik Konsolidasi Menuju Bekasi Open Archery Tournament 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 10:12 WIB

Sardi Efendi Lebaran Bersama Warga, Silaturahmi Jadi Kekuatan Bekasi

Berita Terbaru