Patriot Palapa News, Bogor — Sejarah baru terukir di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Bekasi tampil gemilang dengan menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Kota Bekasi pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Bertanding di Stadion Pajajaran, Bogor, Selasa (3/11/2026), kontingen panahan Kota Bekasi langsung menggebrak pada hari pertama dengan memborong tiga medali sekaligus, masing-masing satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Emas bersejarah itu dipersembahkan tim Recurve Beregu Putra yang diperkuat Fauzan Adi Pranoto, Raihan Putra Wahyu, dan Zulfikar Hawari. Mereka membukukan total 1.922 poin, mengungguli Kabupaten Bogor yang meraih perak dengan 1.913 poin dan Kabupaten Bandung yang membawa pulang perunggu dengan 1.891 poin.
Pencapaian tersebut memiliki makna ganda. Selain menjadi emas pertama panahan Kota Bekasi sepanjang sejarah keikutsertaannya di Porprov Jawa Barat, kemenangan itu juga membuka keran medali emas bagi kontingen Kota Bekasi pada Porprov XV tahun ini.
Ketua PERPANI Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur dan bangga. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah perjuangan para atlet, pelatih, ofisial, pengurus, dukungan orang tua, serta doa masyarakat Kota Bekasi.
“Alhamdulillah, hari pertama kita sudah berhasil meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Ini menjadi awal yang sangat baik. Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, orang tua atlet, jajaran pengurus PERPANI Kota Bekasi, serta masyarakat Kota Bekasi yang telah memberikan dukungan dan doa,” ujar Sardi.
Ia berharap emas pertama tersebut menjadi pemantik semangat bagi seluruh kontingen untuk terus berjuang menambah pundi-pundi medali. PERPANI Kota Bekasi sendiri tetap membidik target lima medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026.
Bagi Sardi, keberhasilan hari pertama bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar. Dengan semangat kebersamaan dan konsistensi prestasi, ia optimistis para pemanah Kota Bekasi masih berpeluang kembali naik ke podium tertinggi.
Satu emas telah membuka jalan bagi Kota Bekasi. Kini, perjuangan berlanjut untuk menjaga momentum dan mengubah sejarah baru ini menjadi awal dari prestasi yang lebih besar.
(DMS)









