Patriot Palapa News, Kota Bekasi – Perjuangan sengit Tim Basket Putri Kota Bekasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 harus terhenti di babak perempat final. Menghadapi salah satu kekuatan besar basket Jawa Barat, Kabupaten Bogor, skuad srikandi Kota Patriot harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 44-59, Jumat (6/11/2026).
Meski kalah dengan selisih 15 poin, para pemain Kota Bekasi telah menunjukkan perlawanan sengit sejak awal pertandingan. Duel yang berlangsung ketat tersebut menjadi gambaran betapa beratnya tantangan yang harus dihadapi ketika dua kekuatan bertemu di fase gugur.
Walau gagal melangkah ke babak berikutnya, perjuangan para atlet basket putri Kota Bekasi patut diapresiasi. Pertandingan perempat final tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan, mental bertanding, sekaligus memperkaya pengalaman menghadapi tim-tim terbaik di Jawa Barat.
Head Coach Tim Basket Putri Kota Bekasi, Novel Martin Soedira, menyebut pertandingan melawan Kabupaten Bogor sebagai sebuah laga yang terasa seperti final yang datang terlalu dini. Ia mengakui kualitas lawan yang tampil sangat baik, sekaligus menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi timnya.
Novel menjelaskan bahwa sejak awal dirinya telah menargetkan tim mampu melewati fase grup. Sementara capaian lebih jauh yang berhasil diraih para pemain merupakan buah dari kerja keras, perjuangan, dan perkembangan mereka selama mengikuti kompetisi.
“Target saya pribadi memang bagaimana tim ini bisa lolos dari fase grup. Selebihnya, apa yang diraih anak-anak merupakan hasil perjuangan mereka sendiri,” ungkap Novel.
Di balik hasil pertandingan tersebut, Novel juga menyampaikan pesan penting mengenai dukungan moral terhadap para atlet. Menurutnya, perhatian kepada atlet tidak semata-mata diwujudkan melalui fasilitas maupun dukungan materi, tetapi juga melalui kehadiran dan semangat dari para pemangku kepentingan olahraga ketika atlet sedang berjuang di lapangan.
Baginya, kehadiran pengurus cabang olahraga dan pihak terkait di arena pertandingan dapat menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para pemain. Ia menegaskan bahwa pandangannya tersebut bukan untuk meniadakan dukungan yang selama ini telah diberikan, melainkan sebagai masukan agar perhatian terhadap atlet semakin menyeluruh.
“Dukungan itu bukan hanya soal materi dan fasilitas. Kehadiran serta support moral juga penting bagi anak-anak ketika mereka bertanding,” tuturnya.
Novel pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan fasilitas serta kesempatan kepada tim untuk tampil dalam kompetisi olahraga tertinggi tingkat Jawa Barat tersebut.
Ia berharap pengalaman di Porprov XV Jabar 2026 tidak membuat para pemain kehilangan semangat. Sebaliknya, kegagalan melangkah ke semifinal harus menjadi pemantik untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan.
Novel juga melihat adanya potensi besar dari skuad yang dibinanya. Ia menyebut masih terdapat tujuh pemain yang berpeluang melanjutkan kiprah pada siklus kompetisi berikutnya, sehingga pembinaan jangka panjang menjadi hal penting untuk terus diperkuat.
“Anak-anak harus tetap semangat dan terus berlatih. Mereka masih punya kesempatan untuk berkembang. Ke depan, mereka akan kembali bertemu dengan tim-tim kuat ini dalam kompetisi pelajar maupun klub,” jelasnya.
Menurut Novel, Kabupaten Bogor merupakan salah satu tim dengan kualitas permainan yang sangat baik. Pertemuan di perempat final ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi para pemain Kota Bekasi untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Hasil 44-59 memang mengakhiri langkah Srikandi Basket Bekasi di Porprov XV Jabar 2026. Namun, perjuangan mereka tidak berhenti pada angka di papan skor. Pengalaman, kedisiplinan, mental bertanding, dan semangat untuk terus berkembang merupakan modal penting bagi masa depan basket putri Kota Bekasi.
Sebab, prestasi olahraga bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium hari ini, tetapi juga tentang bagaimana sebuah tim menyiapkan generasi berikutnya untuk meraih kemenangan di masa mendatang.
Satu pesan yang harus sampai kepada publik: atlet jangan hanya dicari ketika membawa medali. Mereka juga membutuhkan dukungan ketika sedang berjuang.
Kepada para srikandi basket Kota Patriot, jangan biarkan satu hasil pertandingan memadamkan mimpi besar kalian. Teruslah berlatih, teruslah bertumbuh, dan kembalilah lebih kuat. Kota Bekasi membutuhkan atlet-atlet tangguh yang bukan hanya mampu bertanding, tetapi juga memiliki keberanian untuk bangkit.
(MDS)









