Alarm Fiskal Bekasi, Ketua DPRD Minta Mutasi Berbasis Kinerja: Saatnya Pembuktian!

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patriot Palapa, Kota Bekasi — Di tengah ritme anggaran yang tersisa tipis menjelang tutup tahun, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi kembali mengingatkan pentingnya disiplin fiskal dan arah kebijakan SDM yang berorientasi pada kinerja, bukan kedekatan. Sorotan utamanya tertuju pada belanja pegawai Kota Bekasi yang telah mencapai 54%, melampaui batas aman mandatory spending yang semestinya berada pada angka 45%.

Sardi menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik. Ia adalah alarm keras yang menguji kemampuan Pemerintah Kota Bekasi menjaga keseimbangan antara belanja SDM dan kualitas pelayanan publik.

“Belanja pegawai harus dijaga pada koridor 45%. Ini bukan hanya soal angka, tapi tentang bagaimana kualitas SDM berbanding lurus dengan output pelayanan publik,” ujar Sardi Efendi.

Dengan beban pegawai yang terus meningkat, ruang fiskal untuk pembangunan makin tergerus. Jalan-jalan yang seharusnya selesai, saluran yang seharusnya dikerjakan tepat waktu, hingga program layanan publik yang seharusnya melaju— semuanya tersandera oleh postur anggaran yang berat sebelah.

Namun Sardi menyampaikan harapan: ruang fiskal bisa dipulihkan apabila reformasi birokrasi berjalan jujur dan objektif.

Baca Juga :  Antusiasme Ratusan Warga RW 04 Margajaya Ditengah Hujan Deras, Bang Heri: Jangan Beli Kucing Dalam Karung

 

Mutasi Jangan Jadi Panggung Like & Dislike

Menanggapi rotasi-mutasi pejabat yang dilakukan Pemkot Bekasi, Sardi memberikan pesan tegas yang membalut harapan:

“Rotasi harus berbasis kinerja dan kompetensi, bukan soal like atau dislike. Bekasi tidak butuh pejabat yang dekat, tapi pejabat yang tepat.”

Menurutnya, mutasi adalah instrumen strategis memperbaiki ritme kerja birokrasi. Namun tanpa arah yang benar, ia bisa menjadi beban baru yang justru mengacaukan sistem pelayanan.

Sardi menekankan bahwa DPRD melalui Komisi I akan melakukan pengawasan ketat terhadap proses mutasi dan kinerja pejabat baru. Bila ditemui penyimpangan atau ketidaksesuaian aturan, DPRD siap bersuara dan mengambil langkah politik yang diperlukan.

 

Serapan Anggaran Rendah: Realisme yang Tak Bisa Ditutupi Optimisme

Meski SKPD menyampaikan optimisme bahwa penyerapan anggaran bisa mendekati target 90%, Ketua DPRD menegaskan bahwa optimisme tidak boleh mengalahkan realitas.

Data terakhir menunjukkan serapan APBD masih di bawah harapan.

Baca Juga :  Transera Waterpark Luncurkan Wahana Baru"4D Simulator"

Sardi memilih sikap realistis:

“Laporan-laporan dari komisi menunjukkan serapan belum ideal. Kita lihat bagaimana kinerja mereka sampai Desember. Ini bukan soal janji, tapi bukti.”

Ia mengingatkan bahwa rendahnya serapan bukan hanya catatan rutin tahunan, tetapi cermin manajemen pemerintahan. Efeknya merembet ke masyarakat: proyek infrastruktur menumpuk di akhir tahun, kualitas pekerjaan menurun, dan janji-janji pembangunan terancam menjadi catatan kosong.

 

Penutup: Menata Bekasi Dengan Keseimbangan & Ketegasan

Di tengah turbulensi fiskal dan dinamika birokrasi, Sardi Efendi menempatkan DPRD sebagai pengawal moral dan kebijakan publik. Ia menegaskan bahwa Kota Bekasi hanya dapat bergerak maju bila:

 – Belanja pegawai terkendali,

 

 – Mutasi berbasis kompetensi,

 

 – Serapan anggaran dikelola dengan disiplin, dan

 

 – Pejabat teknis bekerja dengan kejujuran.

 

“Buktikan kinerja. Masyarakat tidak butuh alasan—mereka butuh pelayanan yang nyata,” tutup Sardi.

Narasi ini bukan hanya kritik, tetapi ajakan: Bekasi harus ditata dengan kepala jernih, kebijakan tegas, dan keberanian memperbaiki diri.

(DM)

Berita Terkait

Porprov Jabar 2026: Sardi Bidik 200 Emas, Pertina Optimistis
PKB Kota Bekasi Bidik Pimpinan DPRD/Wali Kota Pemilu 2029, Syaiful Huda: Tingkatkan Capaian!
Kasus Ponpes Bekasi, Bang Madong: Tindak Tegas Pelaku, Lindungi Masa Depan Santri
Sardi Efendi Berdialog di Forum Intelektual Muda, Dewa Rangga: Kritik Harus Berbasis Fakta
Namanya Disebut Dalam Bursa Wabup Bekasi, Waras Wasisto: Partai yang Menentukan
Waras Wasisto Jadi Perbincangan Bursa Wakil Bupati Bekasi, Pengalaman Dua Periode di DPRD Jabar Jadi Sorotan
HIPMI Bekasi Bidik Peluang Pasar dan Investasi di Business Matching Day
Sundung Sihombing Pimpin BSSLT Bekasi Raya 2026–2030, Perkuat Persaudaraan dan Karya Nyata
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Porprov Jabar 2026: Sardi Bidik 200 Emas, Pertina Optimistis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:15 WIB

PKB Kota Bekasi Bidik Pimpinan DPRD/Wali Kota Pemilu 2029, Syaiful Huda: Tingkatkan Capaian!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kasus Ponpes Bekasi, Bang Madong: Tindak Tegas Pelaku, Lindungi Masa Depan Santri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sardi Efendi Berdialog di Forum Intelektual Muda, Dewa Rangga: Kritik Harus Berbasis Fakta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Namanya Disebut Dalam Bursa Wabup Bekasi, Waras Wasisto: Partai yang Menentukan

Berita Terbaru